Zulhijah Bulan Paling Mulia, Ini 3 Larangan Penting dan Amalan yang Dicintai Allah SWT
Umat Islam yang berniat berkurban dilarang memotong rambut dan kuku sejak 1 Zulhijah hingga hewan kurban disembelih.
SERAMBINEWS.COM - Zulhijah, bulan ke-12 dalam kalender hijriah, merupakan salah satu bulan paling mulia dalam Islam.
Di dalamnya terdapat dua momen sakral: ibadah haji dan Iduladha.
Khususnya pada 10 hari pertamanya, amal ibadah memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah SWT.
Namun, ada juga larangan yang harus dihindari umat Islam di bulan Zulhijah:
- Dilarang Memotong Rambut dan Kuku bagi yang Akan Berkurban
Umat Islam yang berniat berkurban dilarang memotong rambut dan kuku sejak 1 Zulhijah hingga hewan kurban disembelih.
Rasulullah SAW bersabda:
"Apabila telah masuk sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah dan salah seorang dari kalian ingin berkurban, maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sedikit pun hingga ia menyembelih kurbannya."
(HR. Muslim)
Larangan ini sebagai bentuk kepatuhan terhadap syariat, serta meneladani kondisi ihram jemaah haji.
- Menjauhi Segala Bentuk Maksiat
Maksiat di bulan Zulhijah sangat dilarang karena dapat menghalangi seseorang dari rahmat Allah.
Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecemburuan Allah itu manakala seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya." (Muttafaqun ‘Alaih)
Menjaga diri dari dosa menjadi bukti kesungguhan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Tidak Memulai Perang, Kecuali untuk Membela Diri
Sebagai salah satu bulan haram, Zulhijah ditetapkan sebagai masa di mana pertumpahan darah harus dihindari, kecuali dalam kondisi darurat demi membela diri.
Baca juga: Niat Puasa Sunnah Dzulhijjah 1446 H dan Keutamaannya, Cara Melaksanakannya Agar Ibadah Diterima
Keutamaan Dahsyat di 10 Hari Pertama Zulhijah, Ini Amal yang Paling Dicintai Allah
Allah SWT secara khusus menyebut keistimewaan 10 malam pertama bulan Zulhijah dalam Al-Qur’an:
"وَلَيَالٍ عَشْرٍ"
“Demi malam-malam yang sepuluh.” (QS. Al-Fajr: 2)
Imam Ibnu Katsir, Ibnu Abbas, dan sejumlah ulama menafsirkan bahwa malam-malam ini merujuk pada sepuluh hari pertama Zulhijah.
Rasulullah SAW bersabda:
"Tidak ada hari di mana suatu amal shalih lebih dicintai Allah melebihi amal shalih yang dilakukan di sepuluh hari ini." Para sahabat bertanya, “Tidak juga jihad di jalan Allah?”
Nabi menjawab:
"Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang berangkat dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali dengan apa pun."
(HR. Tirmidzi)
Amalan yang Dianjurkan di Bulan Zulhijah, Ini 7 Ibadah Penuh Pahala
- Menunaikan Haji dan Umrah: Puncak ibadah dalam bulan ini adalah haji dan umrah.
"Haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah surga."
- Puasa, Terutama Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
“Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun.” (Muttafaqun ‘Alaih)
- Memperbanyak Takbir dan Zikir
Umat Islam disunahkan untuk sering membaca:
“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaha Illallah, wa-Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu.”
- Bertaubat dan Menjauhi Dosa
Zulhijah adalah momentum untuk memperbaharui taubat dan membersihkan diri dari kemaksiatan.
- Melakukan Amal Shalih
Shalat sunnah, sedekah, membaca Al-Qur’an, dan membantu sesama sangat dianjurkan karena pahalanya berlipat ganda.
- Takbir Muthlaq
Takbir Muthlaq disyariatkan sejak fajar hari Arafah hingga Ashar hari Tasyrik.
- Berkurban
Disunahkan menyembelih hewan kurban mulai 10 Zulhijah hingga 12 Zulhijah.
“Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir...” (Muttafaqun ‘Alaihi)
Baca juga: Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Personel Kodim Singkil Dites Urine
Baca juga: Nasib Nadiem Makarim Eks Mendikbud di Pusaran Korupsi Laptop Rp9,9 Triliun, Bakal Diperiksa Kejagung
Baca juga: Berkendara Saat Kondisi Darurat, 37 Sopir Ambulance Dilatih Safety Driving oleh Ditlantas Polda Aceh
| Keutamaan Shalat Dhuha Dibuka Pintu Rezeki Seluas-luasnya, Begini Tata Caranya |
|
|---|
| Ini Batas Terakhir Mengerjakan Puasa Syawal 1447 Hijriah Tahun 2026 |
|
|---|
| Akhir Syawal Kapan? Jangan Lewatkan Puasa Enam Hari Keutamaannya Seperti Setahun Menunaikan |
|
|---|
| Ini Batas Terakhir Menunaikan Puasa Syawal 2026, Jangan Lewatkan |
|
|---|
| Ramadhan Usai, Ingin Gabung Puasa Enam dan Qadha di bulan Syawal, Bolehkah? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/puasa-arafah_20170830_164925.jpg)