Rabu, 8 April 2026

CPNS 2025

Seleksi CPNS 2025 Terancam Tak Dibuka Karena Hal Ini, Kenapa?

Ketika ditanya soal kepastian rekrutmen CASN 2025, Menteri PANRB mengaku belum bisa memberikan jawaban. 

Editor: Amirullah
freepik
Ilustrasi CPNS 2025 

SERAMBINEWS.COM  - Kabar terbaru seleksi CPNS 2025.

Seleksi CPNS 2025 terancam tak dibuka karena hal ini.

Diketahui, kabar mengenai Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) hingga kini masih menjadi isu sensitif di Indonesia.

Bukan tanpa alasan, seleksi nasional ini memang sering kali menjadi salah satu kabar yang ditunggu-tunggu para pencari kerja di tanah air.

Pasalanya, setelah rekrutmen dibuka pada tahun lalu, tidak sedikit pencari kerja yang berusaha mencari tahu informasi terbaru mengenai pendaftaran pada 2025.

Dimana pada pertengahan Maret 2025, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Rini Widyantini mengatakan belum bisa memastikan terkait registrasi rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) 2025.

“2025 kan kita belum ngomongin, kita masih menyelesaikan yang tahun 2024,” kata Rini dikutip dari TribunNews.com, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin, (17/3/2025).

Hal ini juga telah memerintahkan agar seleksi CASN ke depan lebih memperhatikan prinsip meritokrasi dan pembenahan struktural oleh Presiden Prabowo Subianto, terutama dengan adanya pembentukan kementerian dan lembaga (K/L) baru.

Sebab, sebelum berbicara tentang seleksi CPNS 2025, pemerintah perlu menyusun ulang rencana besar (grand design) kebutuhan ASN. 

“Seberapa besar ASN yang dibutuhkan, kompetensi apa yang dibutuhkan, dengan adanya tantangan-tantangan dari pemerintah saat ini, tentunya akan disesuaikan,” ucap Rini. 

Ketika ditanya soal kepastian rekrutmen CASN 2025, dia mengaku belum bisa memberikan jawaban. 

“Saya belum bisa memastikan. Kenapa? Karena hari ini kita baru menyelesaikan (tahapan seleksi CASN) tahun 2024,” ujar Rini. 

Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa penundaan seleksi pada 2025 dilakukan karena sejumlah alasan teknis dan kebijakan. 

Ia berharap agar instansi pemerintah dapat merespons kebutuhan ASN dengan cepat dan tepat waktu. 

“Kami melakukan penundaan karena memang ada banyak persoalan yang harus diselesaikan. Mudah-mudahan setelah ini, instansi pemerintah juga cepat merespons seperti kami merespons kebutuhan ini,” kata Rini. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved