Video
VIDEO Ratusan Nakes RSUD Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen Demo, Tuntut Kenaikan Jasa Medis
Ratusan tenaga kesehatan atau nakes di RSUD Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen, Kabupaten Pidie, Rabu (4/6/2025)
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Fadia Azzahara
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Ratusan tenaga kesehatan atau nakes di RSUD Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen, Kabupaten Pidie, Rabu (4/6/2025), melancarkan aksi demo di rumah sakit pemerintah tersebut.
Aksi demo dilakukan nakes terdiri dari petugas kesehatan, cleaning service, satpam dan tenaga adminitrasi, guna menuntut jasa medis dinaikkan oleh Manajemen RSUD Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen.
Jasa medis diterima nakes berstatus tenaga bakti sangat sedikit pada tahun 2025, dibandingkan tahun 2024 lebih besar. Dalam aksi demo dilakukan nakes tenaga bakti dilakukan secara santun, sehingga demo tersebut berjalan tertib.
Awalnya nakes berdiri di lokasi parkir kendaraan dan selasar rumah sakit plat merah tersebut.
Selanjutnya, ratusan nakes temaga bakti didominasi wanita bergerak menuju musalla di RSUD Tgk Abdullah Syafi'in Beureunuen.
Di musalla tersebut nakes tenaga bakti silih berganti menyampaikan aspirasinya, seputar jasa medis yang diterima berkurang.
Angka jasa medis diterima nakes tenaga bakti sekitar Rp 280 ribu per orang hingga Rp 1 juta per orang per bulan.
Baca juga: Pendaftaran Duta Wisata Agam Inong Aceh Selatan 2025 Dibuka, Ini Link Daftar Atau Langsung ke Dispar
Untuk itu nakes tenaga bakti meminta jasa medis ditingkatkan oleh Manajemen RSUD Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen.
Direktur RSUD Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen, dr Kamaruzzaman M Kes, mengatakan, bahwa aksi dilakukan nakes kesehatan bukan bukan demo, tapi hanya mempertanyakan terhadap sistem pembagian jasa medis, yang diterima nakes tenaga bakti tahun 2025, yang berbeda dengan jasa pada tahun 2024.
Pihak manajemen RSUD Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen juga telah duduk dengan nakes tenaga bakti, untuk menjelaskan terhadap jasa medis.
Baca juga: FDP Kirim 50 Hewan Kurban ke Lima Daerah Perbatasan Aceh dan Sumatera Utara
Pihak Manajemen RSUD Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen telah memaparkan kepada nakes sebagai tenaga bakti, bahwa saat ini klaim jasa medis berkurang.
Sistem pembagian jasa medis telah tertuang dalam Permenkes dan Perbup Pidie.
Dalam Permenkes telah diatur terhadap pembagian jasa medis. Bahwa, klaim yang boleh dibagikan berdasarkan Permenkes 30 persen untuk jasa dan 70 persen untuk operasional rumah sakit.
Baca juga: Khidmat, Upacara Hari Lahir Pancasila Di MTsN 1 Banda Aceh
Baca juga: Ditlantas Polda Aceh Kenalkan Tertib Berlalu Lintas untuk Anak Usia Dini
Sehingga kebijakan manajemen rumah sakit membagikan klaim, bahwa untuk jasa maksimal 50 persen dan untuk operasional rumah sakit 50 persen. Untuk operasional antara lain membeli obat, membayar tagihan listrik dan keperluan lainnya.
Manajemen RSUD Tgk Abdullah Syafi'i Beureunuen akan menampung permintaan nakes tenaga bakti, yang jumlahnya sekitar 600 orang. (*)
VIDEO - Israel Dilalap Api Liar, Ledakan Di mana-mana! |
![]() |
---|
VIDEO - Tak Disangka! Dikenal Online Motivator Bisnis Ternyata Aktor Pembunuh Bos Bank BUMN |
![]() |
---|
VIDEO - Banyak Ikan Mati di Sungai Lae Tonong Aceh Singkil, Diduga Akibat Penggunaan Racun |
![]() |
---|
VIDEO Israel Nyerah Tak Berdaya Diserbu Rudal Hamas, Mobil IDF Meledak |
![]() |
---|
VIDEO Detik-detik Hamas Serang Sekelompok Tentara Israel |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.