Kamis, 28 Mei 2026

Idul Adha

Catat, Jadwal Hari Tasyrik 2025: Larangan, Amalan Sunnah, dan Maknanya

Hari Tasyarik merupakan hari raya umat Islam yang jatuh setelah Idul Adha, yakni hari ke 11, 12, dan 13 bulan Dzulhijjah

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
TribunBatam
ILUSTRASI HARI TASYRIK - Ilustrasi Hari Tasyrik dan penjelasan amalan dikerjakan. 

Hari Tasyrik berkaitan erat dengan hari raya Idul Adha, karena di hari-hari tersebut umat Islam dilarang berpuasa.

Tasyrik atau tasyriq dalam bahasa Arab merupakan patron kata masdar dari "syarraqa" yang memiliki arti "matahari terbit atau menjemur sesuatu".

Dinamakan Hari Tasyrik sendiri karena setelah menyembelih hewan kurban pada hari Idul Adha, orang-orang akan memotong dagingnya dan menjemurnya di bawah sinar matahari hingga kering dan tidak rusak, dikutip dari website Pemerintah Arab Saudi mengenai haji, haj.gov.sa.

Syekh Ibnu Manzur (711 H) dalam magnum opusnya Lisan al-Arab menyebutkan terdapat perbedaan pendapat Ulama tentang alasan perbedaan penamaan tasyrik.

Pendapat pertama, hari-hari tersebut dinamakan "Tasyrik" dikarenakan waktu tersebut adalah hari di mana umat Islam menjemur daging qurban mereka untuk dibuat dendeng.

Pendapat tersebut disandarkan pada masa Rasulullah SAW belum adanya teknologi pendingin seperti kulkas, sehingga, masyarakat kala itu menyimpan daging dengan waktu lama dengan cara dijemur.

Sedangkan pendapat kedua terkait penamaan hari Tasyrik karena pelaksanaan ritual qurban dilakukan setelah matahari terbit. 

Selain itu, larangan puasa di hari Tasyrik dikarenakan waktu tersebut sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk menikmati berbagai hidangan dan olahan dari daging qurban, seperti dirangkum dari mui.or.id.


Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Jadwal Hari Tasyrik 2025: Larangan, Amalan Sunnah, dan Makna Hari Tasyrik, 

Berita terkait lainnya

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved