Minggu, 19 April 2026

Aceh Utara

Jalan Dilebarkan, Penantian Panjang Warga Pase Sentosa Aceh Utara Akhirnya Terwujud

Heriyamsah mengaku, sebelumnya jalan yang rusak tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada perekonomian lokal...

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Eddy Fitriadi
SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK
JALAN DILEBARKAN - Jalan lintas kecamatan tepatnya di Desa Pase Sentosa telah dilebarkan seluas 5 meter dengan panjang 2 kilometer. Pelebaran jalan itu tak lain program TMMD ke-124 Kodim 0103 Aceh Utara, Senin (19/5/2025). 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Tak terasa usai sudah program TMMD ke-124 di Aceh Utara, setelah sebelumnya, Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Kav Makhyar, serta Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan, membuka tanda dimulainya Program TMMD ke-124 yang mengusung tema “Aceh Utara Bangkit”, di Lapangan Bola Keude Simpang Empat Kecamatan Simpang Keuramat Aceh Utara, Selasa (6/5/2025) lalu. 

Kala itu, sinar matahari sedikit terik, namun tak lama kemudian berubah menjadi mendung. 

Terlihat puluhan prajurit TNI di Desa Pase Sentosa, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, sedang merehab sebuah rumah warga. 

Di sisi lain sebagian prajurit sedang mengemban tugas mulai membangun jalan impian bagi warga desa lewat Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 tersebut.

Hari itu, Senin (19/5/2025), terdengar suara mobil alat berat sedang meratakan tanah badan jalan. Salah satu program fisik TMMD ke-124 Kodim 0103 Aceh Utara adalah pelebaran dan pengerasan jalan, sepanjang 2 km. 

Jalan ini juga menghubungkan dua kecamatan Simpang Keuramat dan Kuta Mamkur.

Bagi masyarakat Pase Sentosa, jalan tersebut bagaikan urat nadi, akses untuk mengangkut hasil perkebunan. 

Namun, bertahun-tahun warga terhambat oleh medan terjal dan licin saat musim hujan.

Kondisi ini menyebabkan hasil panen harus melalui jalan alternatif lain yang sedikit jauh dari desa tersebut. 

Sehari setelah program TMMD dibuka pada Selasa (6/5/2025), personel mulai mengerjakan jalan tersebut.

Etni Setiawati (37), pedagang gorengan adalah warga Desa Pase Sentosa. Ia berjualan di warung kecil berukuran 3x2,5 meter yang berada tepat di tepi jalan lintas Kecamatan yang kondisinya masih bertanah sudah puluhan tahun tak terjamah pembangunan. 

Etni Setiawati
Etni Setiawati (37), pedagang gorengan di Desa Pase Sentosa.

Setiap pagi, Etni dan penduduk Kecamatan Simpang Keuramat, mengendarai motor melewati hutan sejauh lima kilometer.

Hanya untuk mengantar anak-anaknya ke sekolah, meski akses jalannya terbilang berat dan rawan, tak melunturkan semangatnya untuk tetap beraktivitas. 

Tentu warga di sekitar itu memiliki impian tinggi, mereka rindu akses jalan yang memadai. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved