Senin, 8 Juni 2026

Banda Aceh

Prakiraan Cuaca Banda Aceh di Akhir Pekan Pasca Idul Adha, Ini Keterangan BMKG

Prakirawan BMKG, Nabila menjelaskan, kondisi ini karena wilayah Aceh sebagian besar sudah memasuki musim kemarau... 

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
ILUSTRASI prakiraan cuaca BMKG untuk wilayah Aceh. Prakiraan Cuaca Banda Aceh di Akhir Pekan Pasca Idul Adha, Ini Keterangan BMKG. 

Laporan Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) memprakirakan, cuaca Banda Aceh dan sekitar masih cerah berawan di akhir pekan pasca Idul Adha.

Prakirawan BMKG, Nabila menjelaskan, kondisi ini karena wilayah Aceh sebagian besar sudah memasuki musim kemarau. 

“Banda Aceh potensi cerah berawan dengan potensi suhu 26-31 derajat celcius dan kecepatan angin 14 km/jam,” jelas Nabila saat dikonfirmasi Serambinews.com, Jumat (6/6/2025).

Di sisi lain, potensi tinggi gelombang kategori sedang antara 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Aceh Besar-Meulaboh, Sabang-Banda Aceh, Aceh Barat Daya-Simeulue, perairan selatan Simeulue dan perairan Aceh Singkil-Pulo Banyak.

Kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, serta kapal tongkang bila kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. 

“Berlaku hingga 10 Juni 2025,” kata Nabila.

Kemudian, meski wilayah di Aceh sebagian besar potensi cerah, beberapa wilayah diprediksi hujan lebat disertai petir dan angin kencang meliputi daerah Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Tengah dan Aceh Utara pada Sabtu (7/6/2025).

Kondisi yang sama juga berpotensi terjadi di Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen dan Simeulue pada Minggu (8/6/2025).

Pihaknya mengimbau, masyarakat diminta waspada terhadap potensi bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang dan lainnya akibat hujan lebat yang terus-menerus maupun dengan durasi lama.

"Jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik-rintik di daerah pegunungan, masyarakat disarankan untuk meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved