Breaking News

Video

VIDEO - Geng Abu Yasser Shahab di Gaza Anti Hamas Dibekingi Israel

Adapun kelompok pengacau ini beranggotakan ratusan pria bersenjata yang dipimpin oleh Yasser Abu Shabab.

SERAMBINEWS.COM - Gaza Selatan muncul benih pengkhianatan baru, di tengah perang Israel-Hamas yang sudah berlangsung sejak Oktober 2023. 

Adapun kelompok pengacau ini beranggotakan ratusan pria bersenjata yang dipimpin oleh Yasser Abu Shabab.

Dikutip dari Arab News pada Rabu (11/6/2025), kelompok Abu Shahab baru terbentuk pada awal Mei 2025 dan mendeklarasikan dirinya sebagai kekuatan nasionalis.

Kantor media kelompok tersebut mengatakan bahwa mereka bekerja sama dengan Gaza Humanitarian Foundation (GHF) untuk memastikan bahwa makanan dan obat-obatan sampai ke para korban perang.

Namun, yayasan kemanusiaan Gaza membantah pihaknya bekerja sama dengan Abu Shahab.

Yayasan tersebut memang memiliki pekerja lokal Palestina, namun tidak ada yang bersenjata.

Fakta mengejutkan justru muncul dari pengakuan para pekerja bantuan serta kepala asosiasi di Gaza.

Mereka menuduh kelompok Abu Shahab berulang kali melakukan penjarahan terhadap truk-truk bantuan dari PBB.

Kelompok ini aktif di bagian timur Rafah dan Khan Younis yang dikuasai Israel.

Hingga akhirnya muncul dugaan bahwa kelompok Abu Shahab mendapat dukungan dari Zionis.

Israel sendiri telah membantah mengizinkan penjarah beroperasi di wilayah yang dikuasainya.

Namun baru-baru ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengakui bahwa pihaknya telah mengaktifkan sebuah kelompok di Gaza untuk menentang Hamas.

Hanya saja tidak disebutkan apakah kelompok yang dimaksud adalah geng Abu Shahab atau bukan.(*)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved