Israel Serang Iran

Israel dan Yordania Cegat Drone dan Rudal yang Diluncurkan dari Iran

Penyiar publik Israel melaporkan bahwa Israel telah mulai mencegat drone di atas Suriah, sementara Channel 12 negara itu melaporkan bahwa angkatan uda

Editor: Ansari Hasyim
WSJ
Drone Iran. Drone Iran relatif kecil dan terbang pada ketinggian yang sangat rendah, sehingga sulit bagi sistem pertahanan udara Ukraina untuk mendeteksi mereka. 

SERAMBINEWS.COM - Militer Israel mengatakan telah mulai mencegat pesawat tak berawak Iran setelah serangannya pada Jumat pagi, Associated Press melaporkan.

Penyiar publik Israel melaporkan bahwa Israel telah mulai mencegat drone di atas Suriah, sementara Channel 12 negara itu melaporkan bahwa angkatan udaranya mencegat UAV di atas Arab Saudi.

Sementara itu, kantor berita negara Yordania melaporkan bahwa mereka telah mencegat sejumlah rudal dan drone yang memasuki wilayah udaranya pagi ini.

IAEA: Situs Nuklir Iran di Isfahan tidak Rusak Pascadiserang Jet Tempur Israel

Badan Energi Atom Internasional PBB (IAEA) mengatakan bahwa mereka telah menetapkan melalui komunikasi dengan para pejabat Iran bahwa situs nuklir di kota Isfahan belum terkena dampak serangan Israel.

Pabrik pengayaan bahan bakar di Fordow juga belum terkena dampaknya, katanya.

Jet-jet tempur Israel dilaporkan mengebom situs nuklir di kota Natanz selama serangan kilat Jumat pagi, tetapi IAEA mengatakan saat ini tidak ada peningkatan tingkat radiasi di situs tersebut.

Badan tersebut mengatakan bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir di Bushehr juga tidak terkena dampaknya.

Pembalasan Iran, Juru Bicara Angkatan Darat: 100 Drone Serang Israel

Brigadir Jenderal Effie Defrin mengatakan Teheran melancarkan serangan menyusul serangan besar-besaran Israel di pagi hari terhadap Iran dengan sekitar 200 pesawat.

Upaya intersepsi terhadap serangan Iran sedang berlangsung, tambah juru bicara itu.

Dikutip dari laporkan Al Jazeera sebelumnya, tentara mengkonfirmasi pembunuhan beberapa pejabat senior Iran dalam serangan tersebut, termasuk Kepala Staf Mohammad Bagheri, kepala Korps Garda Revolusi Iran Hossein Salami, dan Gholam Ali Rashid, seorang komandan senior.

Awalnya, media berita resmi membantah bahwa Mohammad Bagheri, kepala staf angkatan bersenjata Iran, dibunuh oleh Israel, tetapi sekarang beberapa media telah mengonfirmasi bahwa ia telah dibunuh.

Garda Revolusi menyatakan siap merespons meski pimpinannya terbunuh

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpinnya Hossein Salami yang dibunuh oleh Israel, dengan mengatakan bahwa dia berada di “garis depan” dalam membela negara.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved