Israel Serang Iran

Benarkan Iran Tembak Jatuh F-35 Israel yang Paling Canggih di Dunia Buatan Amerika?

Sementara beberapa media mengklaim bahwa mereka telah ditangkap setelah melontarkan diri, yang lain mengatakan bahwa mereka tidak diketahui keberadaan

Editor: Ansari Hasyim
News Rep
Jet tempur mematikan F-35 memiliki sistem manajemen data yang canggih 

Tiga warga Israel tewas dalam serangan rudal Iran pada Jumat malam dan Jumat-Sabtu malam.

"Diktator Iran mengubah warga negara Iran menjadi sandera dan menciptakan realitas di mana mereka, khususnya penduduk Teheran, akan membayar harga yang mahal atas serangan kriminal terhadap warga sipil Israel," kata Katz saat melakukan penilaian dengan Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Zamir, kepala Mossad David Barnea, dan pejabat tinggi militer lainnya.

“Jika Khamenei terus menembakkan rudal ke wilayah Israel, Teheran akan terbakar,” Katz memperingatkan.

Kepala Angkatan Udara Israel Mayjen Tomer Bar mengatakan serangan semalam itu adalah pertama kalinya jet tempur Israel terbang di atas Teheran dan menargetkan pertahanan udara Iran, yang memungkinkan militer lebih leluasa melakukan aksi udara di atas ibu kota Iran. 

Zamir memuji serangan itu, dengan mengatakan "jalan menuju Teheran telah diaspal."

“Menurut rencana, jet tempur angkatan udara akan mulai melakukan serangan terhadap target di Teheran,” tambah militer.

Serangan sebelumnya di Teheran dilakukan dengan menggunakan amunisi jarak jauh yang ditembakkan dari jarak jauh.

Suara ledakan dan sistem pertahanan udara Iran yang menembaki sasaran bergema di pusat kota Teheran tak lama setelah tengah malam.

Kantor berita Fars, yang dikelola oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran, melaporkan semalam bahwa dua proyektil telah menghantam bandara Mehrabad, yang dekat dengan lokasi kepemimpinan Iran dan menjadi pangkalan angkatan udara dengan jet tempur dan pesawat angkut. Media lokal melaporkan adanya kebakaran di lokasi tersebut.

Juru bicara IDF Brig. Jenderal Effie Defrin mengatakan lebih dari 70 jet tempur Angkatan Udara Israel berpartisipasi dalam operasi semalam, di mana militer "membangun superioritas udara dari Iran barat hingga Teheran."

Ia mengatakan sekitar 40 lokasi menjadi sasaran, termasuk sistem pertahanan udara dan aset terkait.

Jet tempur dan pesawat nirawak IAF terbang di atas Teheran selama sekitar dua setengah jam selama operasi tersebut, kata Defrin. 

“Puluhan pesawat terbang bebas di atas Teheran, berkat serangan pembuka yang menyingkirkan ancaman sistem pertahanan udara Iran.”

Defrin mengatakan itu adalah wilayah terdalam di Iran yang pernah dimasuki IAF sejauh ini. "Teheran tidak lagi kebal; ibu kotanya rentan terhadap serangan Israel," tambahnya.

Pejabat IAF mengatakan bahwa operasinya terhadap Iran "berjalan sesuai rencana" dan "berhasil dengan baik" sejauh ini. Namun, para pejabat mengatakan IAF sedang mempersiapkan eskalasi lebih lanjut yang tiba-tiba dengan Iran.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved