Israel Serang Iran
Keluar dari Bunker, Penjahat Netanyahu Lihat Kondisi Kota yang Luluhlantak Dihantam Rudal Iran
Menurut otoritas Israel, sedikitnya 10 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan Iran di Israel tengah dan utara.
SERAMBINEWS.COM - Keluar dari persembunyian bawah tanah (bunker) Perdana Menteri Israel melakukan kunjungan ke lokasi yang terkena rudal Iran di Bat Yam, Israel tengah.
Berbicara kepada wartawan di lokasi tersebut, Netanyahu mengatakan Iran akan membayar harga yang sangat tinggi atas pembunuhan warga sipil.
"Kami di sini karena kami tengah berjuang dalam pertempuran eksistensial dan saya rasa setiap warga negara Israel kini memahaminya," imbuh Netanyahu, yang dicari oleh Pengadilan Kriminal Internasional atas dugaan kejahatan perang di Gaza.
Menurut otoritas Israel, sedikitnya 10 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan Iran di Israel tengah dan utara.
Polisi Israel mengatakan pada hari Minggu bahwa dua mayat tambahan telah ditarik dari reruntuhan bangunan di Israel tengah yang terkena rudal yang ditembakkan semalam dari Iran.
Ledakan Baru Guncang Teheran, Israel Kembali Lancarkan Serangan Udara
Ledakan baru terdengar di Teheran setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah target di Israel, termasuk dekat Haifa dan Tel Aviv, menewaskan sedikitnya 10 orang, menurut petugas medis dan laporan media, Minggu.
Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan respons Iran akan berhenti ketika Israel menghentikan serangannya terhadap Iran.
Pasukan Israel telah mengebom infrastruktur sipil dan energi di seluruh Iran, yang memicu kebakaran di fasilitas minyak Shahran di Teheran.
Militer Israel mengatakan bahwa mereka menargetkan lokasi "yang terkait dengan proyek senjata nuklir rezim Iran".
Media Iran mengatakan serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 80 orang dan melukai 800 lainnya selama dua hari terakhir. Di antara yang tewas termasuk 20 anak-anak.
Iran Berhenti Tembakkan Rudal jika Israel Berhenti Menyerang
Berbicara pada konferensi pers di Teheran, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan jika serangan Israel terhadap negaranya berhenti, respons Iran juga akan berhenti.
Komentar Araghchi disampaikan di hadapan para diplomat di Teheran, penampilan publik pertamanya sejak serangan Israel dimulai pada Jumat.
“Jika agresi berhenti, respons kami juga akan berhenti,” kata Araghchi.
| Serangan Rudal Iran Hancurkan Lebih dari 31.000 Bangunan di Israel |
|
|---|
| Netanyahu Setuju Berhenti Perang dengan Iran atas Usulan dari Trump |
|
|---|
| Rudal Iran Renggut 4 Nyawa Yahudi, Diduga Masih Banyak yang Terjebak dalam Reruntuhan |
|
|---|
| Trump Sebut Gencatan Senjata Israel-Iran Mulai Berlaku: Tolong Jangan Melanggarnya |
|
|---|
| Sejumlah Negara Teluk Basis Pangkalan Militer AS dalam Siaga Tinggi terhadap Potensi Serangan Iran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Netanyahu-7909uiokl.jpg)