Rabu, 15 April 2026

Video

VIDEO - Gula Aren Aceh Tamiang Potensial Menembus Pasar Nasional

Proses memanjat ini sendiri sudah memakan waktu karena dilakukannya sendiri. Selanjutnya air nira ini dimasak menggunakan kayu bakar. 

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: m anshar

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Produksi gula aren Aceh Tamiang sangat berpotensi menembus pasar nasional. Para perajin berharap ada sokongan dari pemerintah daerah agar produksi dan pemasaran bisa lebih luas.

Edo, salah satu perajin gula aren di Kampung Banai, Kecamatan Karangbaru, Aceh Tamiang menuturkan dirinya kewalahan memenuhi permintaan agen. Setiap hari agen selalu menghubunginya agar menyediakan gula aren dalam jumlah tertentu.

Agen tersebut kemudian memasarkan sepenuhnya gula merah itu ke Medan, Sumatera Utara. Edo meyakinkan kalau gula aren produksi Kampung Banai memiliki kualitas baik karena murni air nira tanpa campuran.

Profesi ini sendiri baru digeluti Edo dua tahun. Diakuinya proses pembuatan masih sangat tradisional. 

Setiap harinya, dia memanjat pohon aren untuk mengambil air nira. Puluhan nira ini berjumlah puluhan batang yang sebagian berdiri di kebun pribadinya dan sebagian lagi milik kerabatnya dengan luas total kurang lebih satu hektare.

Proses memanjat ini sendiri sudah memakan waktu karena dilakukannya sendiri. Selanjutnya air nira ini dimasak menggunakan kayu bakar. 

Proses memasak ini diakuinya membutuhkan perhatian ekstra keras karena berlangsung selama delapan jam. Lalai sedikit, dia akan mengalami rugi karena air nira yang dimasak akan meluap tumpah dari wajan.

Hal ini terjadi karena wajan yang digunakan para perajin nira di daerah ini masih berukuran kecil. Seharunya wajan yang digunakan berukuran lebih besar agar menampung semua air nira yang diolah menjadi gula aren.

Terbatasnya ukuran wajan ini membuat Edo dan para perajin lain di daerah itu hanya mampu memproduksi gula aren 10 kilogram per harinya. Padahal bila mengikuti permintaan pasar bisa mencapai tiga kali lipat.

Diakuinya kalau harga gula aren terbilang bagus karena tergolong stabil di angka Rp 22 ribu per kilogram. Harga ini cenderung naik di hari-hari tertentu menjadi Rp 25 ribu per kilogram. (mad)

Narator: Dara

Video Editor: M Anshar

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved