Selasa, 21 April 2026

AVC Nations Cup 2025

Hasil AVC Nations Cup 2025: Dihajar Pakistan, Timnas Voli Putra Indonesia Kejar Peringkat 5 Asia

Langkah timnas voli putra Indonesia putra harus puas pada pemeringkatan 5-8 besar turnamen Asia, AVC Men's Volleyball Nations Cup 2025.

Editor: Faisal Zamzami
Asianvolleyball
SELEBRASI - Pemain Timnas voli putra Indonesia melakukan selebrasi saat melawan Thailand di ajang AVC Nations Cup 2025, Rabu (18/6/2025). Outside hitter Timnas voli putra Indonesia Farhan Halim membahas soal kemenangan yang diraih secara comeback dramatis atas Thailand di AVC Nations Cup 2025. 

SERAMBINEWS.COM - Langkah timnas voli putra Indonesia putra harus puas pada pemeringkatan 5-8 besar turnamen Asia, AVC Men's Volleyball Nations Cup 2025.

Sebab, Indonesia kalah dari Pakistan dalam perempat final event tersebut. Adapun hasil akhir Indonesia vs Pakistan berakhir dengan angka 1-3 (25-20, 21-25, 20-25, dan 17-25).

Pertandingan perempat final AVC Mens Nations Cup 2025 antara Indonesia vs Pakistan berlangsung di Manama, Bahrain, Sabtu (21/6/2025). 

Indonesia masih punya dua laga untuk bisa ikut mengincar peringkat lima.

Jalannya Pertandingan

Timnas voli Indonesia putra mengawali set pertama dengan kemenangan 25-20. Secara performa, skuad asuhan pelatih Jeff Jiang Jie cukup baik meski banyak miskomunikasi saat reli terjadi. 

 Dio Zulfikri dkk sering kehilangan posisi ketika kedua tim bergantian menyerang dalam momen reli. 

Akan tetapi, kekurangan itu bisa teratasi mengingat serangan Indonesia lebih sering menghasilkan poin daripada reli. 

Kemudian pada set kedua, receive (penerimaan) skuad Garuda tak sebagus set pertama. Dio Zulfikri kesulitan mengambil bola kedua karena receive tak sempurna. 

Bukan hanya receive, servis timnas Indonesia juga tak jarang eror dan memberikan poin ke lawan tanpa tekanan. 

Indonesia sempat mencoba mengejar dan hanya tertinggal satu poin dari Pakistan pada pertengahan set kedua. 

Namun, skuad Garuda harus mengakui kekuatan Pakistan pada set kedua. Indonesia kalah 21-25. 

Situasi awal set ketiga kurang menguntungkan bagi Indonesia. Rivan Nurmulki cs tertinggal lima poin. Receive masih menjadi salah satu faktor serangan Indonesia tak terbangun. 

Pelatih Jeff Jiang Jie sempat memasukkan setter Jasen Natanael Kilanta agar serangan berbeda dibanding Dio Zulfikri. 

Skema itu sempat memberikan harapan di mana Indonesia bisa memperkecil jarak satu poin.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved