Lintasi Laut Aceh Tanpa Terdeteksi, Ini Spek Kapal Induk AS USS Nimitz, Punya Sistem Tempur Canggih

Peristiwa ini menjadi perbincangan hangat di media sosial sejak 17 Juni 2025, saat video amatir yang diduga direkam nelayan lokal menunjukkan kapal

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Nur Nihayati
Capture Video Instagram
KAPAL INDUK - Kapal induk USS Nimitz melintas dari Indo-Pasifik menuju Timur Tengah. kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Nimitz CVN-68 melintas laut Aceh diduga tengah menuju Teluk Persia. 

Kapal induk ini dinamai berdasarkan Laksamana Chester W Nimitz, seorang tokoh komandan armada pasifik AS selama Perang Dunia II.

USS Nimitz mencicipi markas di Pangkalan Angkatan Laut Norfolk hingga tahun 1987 setelah sebelumnya bermarkas di Pangkalan Angkatan Laut Bremerton di Negara Bagian Washington (sekarang bagian dari Pangkalan Angkatan Laut Kitsap).

Baca juga: Perkuat Pasukan di Timur Tengah, Kapal Induk Amerika Serikat USS Nimitz Lintasi Perairan Aceh

Setelah dilakukan overhaul besar pada 2001, USS Nimitz digeser ke Pangkalan Udara Angkatan Laut North Island di San Diego. 

Pangkalan USS Nimitz lalu dipindahkan lagi ke Pangkalan Angkatan Laut Everett di Negara Bagian Washington pada 2012.

Pada Januari 2015, USS Nimitz mengubah pangkalannya dari Everett kembali ke Pangkalan Angkatan Laut Kitsap.

Mampu tampung hingga 90 pesawat

Kapal induk USS Nimitz memiliki panjang keseluruhan 332,85 meter.

Total berat kapal antara 101.000 sampai 104.000 ton dengan beban penuh.

Bagian dek kapal USS Nimitz memiliki lebar 76,8 meter dengan total luas dek penerbangan sekitar 18.211,5 meter persegi.

Kapal induk milik Amerika Serikat (AS), USS Nimitz (CVN-68), dilaporkan mematikan sinyal atau sistem pelacak otomatis (transponder) saat berlayar di wilayah perairan antara Indonesia dan Malaysia menuju Timu Tengah (Timteng). (US NAVY/NAVY MEDIA CONTENT SERVICE (NMCS)
Kapal induk milik Amerika Serikat (AS), USS Nimitz (CVN-68), dilaporkan mematikan sinyal atau sistem pelacak otomatis (transponder) saat berlayar di wilayah perairan antara Indonesia dan Malaysia menuju Timu Tengah (Timteng). (US NAVY/NAVY MEDIA CONTENT SERVICE (NMCS) (US NAVY/NAVY MEDIA CONTENT SERVICE)

Dengan luas dek tersebut, USS Nimitz mampu menampung 90 pesawat, baik itu jet dan helikopter. 

Selain itu, kapal induk ini dapat menampung sekitar 5.000 hingga 5.200 orang, termasuk personel penerbangan.

Dek penerbangannya pun telah dilengkapi dengan empat lift, empat ketapel bertenaga uap, dan empat kabel penahan. 

Kapal induk ini mampu meluncurkan satu pesawat setiap 20 detik.

Baca juga: Kehebatan Teknologi USS Nimitz, Kapal Induk Raksasa AS yang Lintasi Indonesia Tanpa Terdeteksi

Bisa berlayar tanpa isi bahan bakar selama 20 tahun

USS Nimitz ditenagai dua reaktor nuklir.

Dengan tenaga nuklir, USS Nimitz dapat beroperasi selama lebih dari 20 tahun tanpa pengisian ulang bahan bakar. 

Rekor terlama misi USS Nimitz di perairan adalah 340 hari alias satu tahun penuh, dari April 2020 hingga Februari 2021.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved