Peristiwa
Oknum Polisi Penembak ODGJ di Pidie Ternyata Personel Polres Aceh Besar
Kapolres Aceh Besar, AKBP Sujoko, membenarkan bahwa oknum tersebut merupakan personel Polres
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - NA, oknum polisi yang melakukan penembakan terhadap Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), Ibrahim (45) di wilayah Kabupaten Pidie merupakan personel Polres Aceh Besar.
Hal itu dibenarkan Kapolres Aceh Besar, AKBP Sujoko, saat dikonfirmasi Serambinews.
Kapolres Aceh Besar, AKBP Sujoko, membenarkan bahwa oknum tersebut merupakan personel Polres Aceh Besar.
Namun ia tidak merincikan di unit mana oknum polisi tersebut bertugas.
"Benar personel Polres Aceh Besar," kata Sujoko saat dikonfirmasi, Selasa (24/6) malam.
Baca juga: Viral Sopir Antar Jenazah ODGJ ditemani Rekan ODGJ Tersesat, Kini Dipecat dan Dilarang Bekerja Lagi
Saat ditanyakan apakah pihaknya sudah mengambil keterangan oknum polisi tersebut terkait peristiwa penembakan terhada ODGJ di Pidie, ia mengarahkan untuk keterangan lebih lanjut ke bagian Humas Polres Aceh Besar.
Kasi Humas Polres Aceh Besar, Ipda Azhar Muhammad, saat dikonfirmasi akan memberikan keterangan terkait kronologi tersebut.
"Saya koordinasi dulu dengan provost kronologis kejadian biar jelas lagi," katanya menjawab pesan WhatsApp.
Sebelumnya diberitakan, Ibrahim (45) seorang ODGJ di Pidie menjadi korban penembakan oleh oknum anggota kepolisian di wilayah Kabupaten Pidie.
Keluarga kemudian mengadu kejadian tersebut ke Senator Aceh, H Sudirman atau akrab Haji Uma.
Korban, yang diketahui merupakan penyandang gangguan jiwa (ODGJ) dan berasal dari keluarga kurang mampu di sebuah desa dalam Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie.
Ia mengalami luka serius akibat tindakan represif aparat, hingga harus menjalani amputasi kaki.
Peristiwa tragis ini terjadi pada tanggal Minggu 2 Maret 2025. Ketika korban mendatangi kediaman seorang anggota polisi berpangkat Aipda berinisial NA di wilayah Kecamatan Laweung, Kabupaten Pidie dengan membawa sebilah parang.
Namun hal itu ditanggapi NA dengan melepas tembakan ke udara. Alih-alih mengambil langkah non-kekerasan untuk meredam situasi.
Pelaku justru melepaskan tembakan lanjutan ke arah korban yang tengah berlari dengan menggunakan senjata laras panjang yang mengenai bagian kaki dan pantat korban dari arah belakang.(*)
| Polisi Evakuasi Mayat dari Aliran Sungai Lae Soraya Subulussalam, Diduga Korban Hanyut |
|
|---|
| Kadus IV Geulumpang Payong Abdya Dilaporkan Hilang di Pegunungan Serah Panyang |
|
|---|
| Warga Kampung Paya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kota Fajar |
|
|---|
| Nelayan Pidie Hilang di Laut, Dua Rekannya Selamat, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian |
|
|---|
| Petani Aceh Timur Diterkam Buaya Saat Pulang Meladang, Perahu Terbalik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Warga-Pidie-Ditembak-Polisi-dan-Foto-3-Anaknya.jpg)