Rabu, 20 Mei 2026

Video

VIDEO Api Kembali Berkobar: Serangan Rudal Iran Guncang Israel Usai Gencatan Senjata Diumumkan

Iran dilaporkan melancarkan serangan rudal besar-besaran yang menargetkan wilayah perkotaan di Israel. 

Tayang:
Editor: Fadia Azzahara

SERAMBINEWS.COM - Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak. Beberapa jam setelah Presiden Donald Trump menyatakan tercapainya kesepakatan gencatan senjata, Iran dilaporkan melancarkan serangan rudal besar-besaran yang menargetkan wilayah perkotaan di Israel. 

Insiden ini menyebabkan suasana mencekam dan kengerian di berbagai lokasi, diiringi dengan suara sirene peringatan yang meraung.

Baca juga: Trump Desak Israel Batalkan Sidang Korupsi Netanyahu, Sebut Perdana Menteri Israel "Pahlawan Besar"

Gelombang serangan yang sedang berlangsung ini belum dapat dipastikan jumlah rudalnya. Namun, dampak dari peristiwa ini cukup signifikan. 

Informasi yang didapatkan dari Serambinews pada Kamis (26/6) menyebutkan bahwa tiga warga sipil meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka. 

Selain itu, sejumlah bangunan tinggi mengalami kerusakan parah, menimbulkan kepanikan di kalangan penduduk.

Baca juga: VIDEO 6 Laboratorium Penting Israel di Ben Gurion Hancur Dirudal Iran

Menanggapi kejadian ini, militer Israel menyatakan upaya mereka untuk menghalangi serangan yang diduga berasal dari pihak-pihak yang didukung Iran. Pihak militer juga mengimbau masyarakat untuk tetap berada di tempat perlindungan demi keselamatan.

Di tengah situasi yang memanas ini, Presiden Trump mengutarakan bahwa konflik 12 hari terakhir hampir membawa kehancuran bagi kawasan Timur Tengah. Namun, ia menekankan bahwa berkat upaya diplomasi antara kedua belah pihak, konflik tersebut berhasil dihentikan.

Baca juga: VIDEO Warga Israel Rampas Pulau Siprus, Kabur dari Tel Aviv Usai Diserang Iran

Sementara itu, dari pihak Iran, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengisyaratkan kesediaan untuk tidak melanjutkan serangan apabila Israel menghentikan tindak agresinya. Pernyataan ini memberikan sedikit harapan akan kemungkinan meredanya eskalasi konflik di masa mendatang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved