Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Video

VIDEO - Bersiap Terjadinya Perang Dunia III, Inggris Borong Jet Pembawa Nuklir

Perdana Menteri Keir Starmer menilai di era ketidakpastian radikal seperti sekarang, perdamaian bukanlah sesuatu yang pasti lagi.

Editor: Khusna Maulidia

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Inggris mengumumkan pembelian 12 unit jet tempur F-35A yang mampu membawa senjata nuklir taktis, dalam langkah menghadapi kemungkinan terburuk Perang Dunia 3.

Pembelian ini disebut sebagai ekspansi terbesar kemampuan nuklir negara itu dalam satu generasi terakhir.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Downing Street, bertepatan dengan KTT NATO di Den Haag, Belanda.

Pembelian jet tempur buatan Lockheed Martin ini akan memungkinkan Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Inggris kembali memiliki kemampuan membawa senjata nuklir dari udara untuk pertama kalinya sejak akhir Perang Dingin.

Perdana Menteri Keir Starmer menilai di era ketidakpastian radikal seperti sekarang, Inggris tidak bisa langi menganggap perdamaian sebagai sesuatu yang pasti.

Baca juga: VIDEO - Gara-gara Kebocoran Intel, Rudal AS Ketahuan Tak Mampu Hancurkan Situs Nuklir Iran

Kemampuan daya gentar nuklir Inggris selama ini hanya bergantung pada kehadiran konstan satu kapal selam bersenjata nuklir yang berpatroli di laut. 

Namun dengan pembelian F-35A, Inggris akan memperluas opsi strategisnya sekaligus menyelaraskan diri dengan sekutu NATO lainnya seperti Amerika Serikat dan Prancis, yang masing-masing memiliki sistem senjata nuklir berbasis darat, laut, dan udara.

Seorang pejabat Inggris seperti dilansir CNBC menyebut bahwa pesawat-pesawat F-35A akan dilengkapi dengan bom nuklir taktis B61 yang dipasok oleh Amerika Serikat.

Langkah ini merupakan bagian dari rencana untuk menjadikan Inggris mengambil peran lebih besar dalam menjaga keamanan Eropa, di tengah meningkatnya agresi Rusia dan penarikan bertahap Amerika Serikat dari posisi tradisionalnya sebagai pelindung utama Benua Biru.

Baca juga: VIDEO - Kerasnya Serangan Rudal Iran Paksa Zionis Memulai Gencatan Senjata

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyambut langkah Inggris ini.

Adapun setiap unit jet tempur F-35A diperkirakan menelan biaya sekitar 80 juta poundsterling, menjadikan total anggaran pembelian 12 unit jet tersebut hampir 1 miliar poundsterling. 

Downing Street mengatakan investasi ini juga akan mendukung sekitar 20.000 lapangan kerja di dalam negeri dan menegaskan komitmen Inggris terhadap aliansi NATO.

Langkah ini juga berbarengan dengan janji pemerintah Inggris untuk meningkatkan belanja pertahanan dan keamanan hingga 5 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2035, sebuah target ambisius yang sedang dibahas di KTT NATO di Den Haag.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved