Berita Bireuen
Komunitas Hidup Sehat Aktif Gelar Fitcamp di Jantho Aceh Besar, Senam Hingga Refleksi Spiritual
Meskipun berasal dari profesi dan daerah yang berbeda, seluruh peserta memiliki tujuan yang sama: menjadikan hidup sehat sebagai bagian dari gaya hidu
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Mursal Ismail
Meskipun berasal dari profesi dan daerah yang berbeda, seluruh peserta memiliki tujuan yang sama: menjadikan hidup sehat sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
SERAMBINEWS.COM, KOTA JANTHO - Komunitas Hidup Sehat Aktif (KHSA) menggelar kegiatan fitcamp selama tiga hari, sejak Jumat hingga Minggu, 27-29 Juni 2025, di kawasan wisata alam Jantho Panorama Park, Aceh Besar.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Para peserta hadir dari latar belakang yang beragam, mulai dari ASN hingga swasta.
Meskipun berasal dari profesi dan daerah yang berbeda, seluruh peserta memiliki tujuan yang sama: menjadikan hidup sehat sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Kegiatan ini tidak hanya senam, hiking, dan games kebugaran, fitcamp juga menghadirkan sesi edukasi kesehatan, refleksi spiritual, serta berbagai aktivitas kebersamaan yang memperkuat silaturahmi antar peserta.
Ketua Panitia Pelaksana, Ibnu Sa’dan ST MT, menyampaikan kegiatan ini tidak hanya penting untuk kebugaran tubuh, tetapi juga untuk mempererat solidaritas dalam komunitas.
Baca juga: Indonesia Darurat Kesehatan Jiwa, Konselor Sebaya Jadi Ujung Tombak Desa Sehat
“Fitcamp ini bukan sekadar olahraga bersama, tapi momentum untuk menyadarkan kita semua pentingnya menjaga tubuh tetap bugar.
Apalagi dilakukan di alam terbuka, suasananya jadi jauh lebih menyegarkan,” ujar Ibnu.
Pembina KHSA, Prof Dr Rahmad Fadhil STP MSc menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap fitcamp dapat menjadi agenda rutin yang terus dikembangkan.
“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi inisiatif luar biasa ini. Semoga ke depan semakin banyak masyarakat Aceh yang terlibat dan menjadikan gaya hidup sehat sebagai budaya,” ungkap Prof Rahmad. (*)
| Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMMAH Gandeng Polres Bireuen Bahas Etika Medsos |
|
|---|
| BPBD Bireuen Minta Tim Enumenatur Sesuai Fakta, Tidak Manipulasi Data |
|
|---|
| Pengurus Kabilah Dewantara Gelar Diskusi Strategis, Ini Bahasan Lainnya |
|
|---|
| Seluruh SKPK Bireuen Ikuti Sosialisasi Monev Keterbukaan Informasi Publik |
|
|---|
| Kebutuhan Darah RSUD dr Fauziah Bireuen Capai 50 Kantong per Hari, Masyarakat Diharapkan Aktif Donor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/KHSA-di-Jantho.jpg)