Kamis, 7 Mei 2026

Timur Tengah

Rakyat Iran Tuntut Pemerintah Segera Buat Bom Nuklir setelah Serangan Israel-AS

Dia mencatat keputusan Ayatollah Ali Khamenei bahwa negara akan melakukannya tidak mengejar senjata atom.

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
khaberni/tangkap layar
RUDAL ANTARBENUA - Rudal antarbenua milik Iran, Khaybar yang dilaporkan sudah digunakan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) untuk menyerang Tel Aviv, Israel pada Minggu (22/6/2025). Iran menolak tunduk terhadap segala bentuk pembatasan atas kekuatan rudalnya dan tetap berkomitmen melakukan pengayaan uranium di dalam wilayahnya. 

SERAMBINEWS.COM - Analis urusan Iran Mostafa Khoshcheshm mengatakan warga Iran semakin menginginkan pemerintah membuat senjata nuklir setelah serangan Israel-AS awal bulan ini.

Kemarahan di kalangan warga Iran meningkat di Badan Energi Atom Internasional PBB setelah mengatakan Iran gagal melakukannya mematuhi kewajibannya di bawah pakta nuklir, dan Israel menyerang negara itu sehari kemudian.

“Saya telah mendengar semakin banyak suara di Teheran dari kalangan masyarakat yang menuntut bom nuklir dari Republik Islam, kata,” Khoshcheshm kepada Al Jazeera, Minggu.

Dia mencatat keputusan Ayatollah Ali Khamenei bahwa negara akan melakukannya tidak mengejar senjata atom. 

Khamenei, yang memiliki keputusan akhir tentang masalah ini, melarang pengembangan senjata nuklir dalam fatwa, atau dekrit agama, pada awal 2000-an, mengatakan itu adalah “haram”, atau dilarang, dalam Islam.

“Namun, semakin banyak orang yang menuntut Republik Islam membuat bom untuk melindungi keamanan mereka,” kata Khoshcheshm.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved