Senin, 20 April 2026

Perang Gaza

Ini Poin-poin Penting dalam Perundingan Gencatan Senjata Israel-Hamas

Mereka membatalkan kesepakatan gencatan senjata tiga fase yang disepakati pada bulan Januari dan kembali membombardir Gaza setelah menolak negosiasi u

Editor: Ansari Hasyim
Telegram Brigade Al-Qassam
ANGGOTA BRIGADE AL-QASSAM - Foto ini diambil pada Minggu (9/2/2025) dari publikasi resmi Brigade Al-Qassam (sayap militer Hamas) pada Sabtu (1/2/2025), memperlihatkan anggota Brigade Al-Qassam membawa foto 7 komandan mereka yang terbunuh dalam serangan Israel, selama pertukaran tahanan ke-4 pada Sabtu (1/2/2025) sebagai bagian dari implementasi perjanjian gencatan senjata Israel-Hamas di Jalur Gaza, dengan imbalan 183 tahanan Palestina. 

SERAMBINEWS.COM - Presiden AS Donald Trump telah mendorong ksepakatan gencatan senjata 60 hari antara Israel dan Hamas.

Situs web berita Axios melaporkan bahwa pengumuman Trump muncul setelah pembicaraan antara utusannya, Steve Witkoff, dan Menteri Urusan Strategis Israel Ron Dermer di Gedung Putih. 

Dikatakan keduanya membahas “proposal gencatan senjata dan penyanderaan yang diperbarui yang diajukan oleh Qatar”.

Belum ada komentar dari Doha.

Berikut adalah pengingat akan rintangan dalam putaran pembicaraan sebelumnya:

Gencatan senjata permanen: Hamas telah menyerukan jaminan untuk setiap gencatan senjata sementara yang mengarah pada berakhirnya perang Israel dan penarikan semua pasukan Israel dari Gaza. 

Namun Israel menolak memberikan komitmen tersebut. 

Mereka membatalkan kesepakatan gencatan senjata tiga fase yang disepakati pada bulan Januari dan kembali membombardir Gaza setelah menolak negosiasi untuk mengakhiri perang.

Melucuti Hamas: Israel ingin Hamas meletakkan senjata, menyerahkan kendali atas Gaza dan mengasingkan para pemimpinnya keluar dari Jalur Gaza, namun kelompok Palestina sebelumnya menyebut hal ini sebagai “garis merah”, dengan mengatakan bahwa mereka tidak akan melucuti senjatanya selama pendudukan Israel di wilayah Palestina terus berlanjut.

Selama putaran terakhir pembicaraan tidak langsung pada bulan Juni, media Israel melaporkan bahwa AS mengusulkan gencatan senjata 60 hari, masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, pembebasan 10 tawanan Israel yang masih hidup dan 18 mayat lainnya, dengan imbalan 1.100 warga Palestina ditahan di penjara-penjara Israel.

Proposal AS mengatakan pasukan Israel akan mundur dari Gaza berdasarkan peta yang akan disepakati, dan negosiasi juga akan dimulai mengenai gencatan senjata permanen, pembebasan tawanan yang tersisa dan penempatan kembali dan penarikan Israel“.

Hamas mengeluarkan usulan tandingan, meminta negosiasi gencatan senjata permanen dimulai pada hari pertama gencatan senjata, dan agar pemerintahan Trump menjamin perundingan mencapai penyelesaian akhir perang.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved