Banda Aceh
Tanggapi Putusan MK soal SD-SMP Swasta Gratis, Begini Respons Al-Azhar Cairo Banda Aceh
Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh, Siti Sarah merespons terkait putusan...
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh, Siti Sarah merespons terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) agar pemerintah pusat dan daerah menggratiskan sekolah negeri maupun swasta untuk jenjang SD hingga SMP.
Menurutnya, sejauh ini pihak sekolah terutama swasta, belum mendapat arahan dan komunikasi lebih lanjut.
Baik itu dari pemerintah provinsi, maupun kabupaten/kota melalui dinas terkait, belum ada petunjuk teknis (Juknis), hingga undang-undang resmi lebih lanjut yang mengaturnya.
“Jadi, memang kita dari sekolah swasta belum bisa menanggapi seperti apa, sampai dengan aturan resminya itu keluar,” ungkap Sarah saat dihubungi di Banda Aceh, Kamis (3/7/2025).
Kepala Sekolah salah satu SMP favorit di Banda Aceh ini menyampaikan, bila sudah dikeluarkan Juknis resmi dari pemerintah, pihaknya tentu akan mengikuti aturan yang berlaku.
Meski demikian menurutnya, masih terlalu dini menanggapi keputusan tersebut, mengingat belum ada petunjuk lebih lanjut dari pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Swasta Sulit Gratiskan Tanpa Keterlibatan Pemerintah
Dikatakan, bila tanpa keterlibatan pemerintah, sekolah swasta tentu akan sangat kesulitan menggratiskan fasilitas yang diberikan.
Karena menurutnya, bicara masalah keuangan sekolah swasta, bukan hanya operasional gurunya seperti gaji, tapi juga tenaga kependidikan (Tendik) atau staf, hingga kegiatan-kegiatan tertentu lainnya yang dimiliki masing-masing sekolah.
“Berbeda sekolah swasta, beda juga kegiatan dan pembiayaannya,” ungkap Sarah.
Di sisi lain, Kepala SMP Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh itu tetap berpikiran positif, bisa jadi keputusan ini benar-benar sebagai jalan untuk pemerataan sistem pembelajaran sekolah-sekolah di Indonesia.
Menurutnya bisa jadi putusan MK ini, membuat pemerintah akan lebih serius ke depan untuk masalah pendidikan.
Dia mengakui, ketika sebagian orang tua memilihkan sekolah swasta terhadap anak-anaknya, berarti sudah pasti akan siap dengan segala konsekuensi keuangan apapun.
“Tapi kemudian ketika pemerintah benar-benar sudah mengambil peran di sana, berarti kita sebagai masyarakat atau saya sebagai guru juga, menganggap pemerintah benar-benar akan mau serius mengambil alih tanggung jawab ini,” ucap Sarah.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.