Aceh Barat

Kebakaran Hutan dan Lahan di Aceh Barat Meluas, BPBD Terkendala Air dan Akses ke Lokasi

Lahan terbakar capai 9 hektare. Dari data sementara, lahan yang terbakar meliputi di Kecamatan Johan Pahlawan seluas...

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Eddy Fitriadi
SERAMBI/SA'DUL BAHRI
TERBAKAR - Lahan gambut dan kebun kelapa sawit yang terbakar di kawasan Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Minggu (6/7/2025). 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat terus meluas akibat cuaca panas dan musim kemarau yang berkepanjangan. Hingga Minggu (6/7/2025), sedikitnya 9 hektar lahan terbakar di tiga kecamatan, yakni Johan Pahlawan, Arongan Lambalek, dan Woyla Barat.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, T Ronal Nehdiansyah, Minggu (6/7/2025) menyebutkan bahwa asap tebal terlihat di kawasan Gampong Lapang dan Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan. Tim langsung melakukan pendataan dan menghubungi pimpinan untuk penanganan cepat di lokasi.

"Cuaca panas ekstrem dan kencangnya angin membuat api cepat meluas. Tim di lapangan juga mengalami kesulitan karena keterbatasan sumber air dan medan yang sulit dijangkau," ujar Teuku Ronal.

Lahan terbakar capai 9 hektare. Dari data sementara, lahan yang terbakar meliputi di Kecamatan Johan Pahlawan seluas 6 hektare, dengan rincian di kawasan Ujong Beurasok Gampong Lapang 4 hektare, dan di Gampong Suak Raya 2 hektare. Gampong Karang Hampa, Kecamatan Arongan Lambalek seluas 2 hektar dan Gampong. Mon Pasong, Kecamatan Woyla Barat 1 hektare.

Tim gabungan dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, dan masyarakat telah dikerahkan ke lokasi. Penanganan dilakukan di sejumlah titik, termasuk di perbatasan Kecamatan Arongan Lambalek dan Woyla Barat. Di Kecamatan Johan Pahlawan, lokasi belakang Pesantren Ruhul Qurani dan Suak Raya sudah berhasil ditangani sebagian besar.

Hingga Minggu sore pukul 17.45 WIB, penanganan dihentikan sementara karena kondisi di lapangan yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan penanganan.

Sementara tim pemadaman mengalami keterbatasan sumber air yang menjadi hambatan utama dalam proses pemadaman. Selain itu, lokasi yang sulit dijangkau dan angin kencang turut memperparah situasi.

Peralatan yang dikerahkan dalam penanganan tersebut berupa 1 unit armada D-max, 1 unit armada 010 Mako BPBD, 1 unit armada Panther pick-up, 1 unit mesin Kohler dan 1 unit mesin Excel.

Pihak yang ikut terlibat dalam menangani karhutla tersebut dari BPBD Aceh Barat, Damkar Pos Arongan Lambalek, Damkar Pos Woyla, TNI yaitu Koramil Johan Pahlawan dan Arongan Lambalek, pihak kepolisian dari Polsek Johan Pahlawan dan Arongan Lambalek serta masyarakat setempat.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan dalam kondisi cuaca kering ekstrem seperti saat ini, guna mencegah meluasnya kebakaran.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved