Bireuen
Bireuen Hadapi Kekeringan dan Debit Air Sungai Turun Drastis, Kadistan Akui Sedang Cari Solusi
“Banyak petani bertanya kenapa air belum sampai, jawabannya debit air Krueng Peusangan turun tajam...
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Debit air Krueng Peusangan, Krueng Batee Iliek dan beberapa sungai lainnya sejak tiga minggu terakhir terus turun, distribusi air bagi petani melalui jaringan irigasi terganggu dan hingga saat ini belum ada solusi yang cepat dan tepat membantu petani sawah tadah hujan.
Hal tersebut disampaikan Kadistanbun Bireuen, Mulyadi SE MM kepada Serambinews.com, Senin (7/7/2025)
terkait banyak petani sawah tadah hujan mengalami kekeringan, petani sawah irigasi di Jangka yang saat ini sedang menggarap sawah belum mendapatkan air.
Saat ini, katanya, debit air Krueng Peusangan turun drastis, distribusi air ke petani kurang maksimal karena debit air kurang. Petani di Jangka yang merupakan sumber air jaringan irigasi Pante Lhong belum
mendapatkan air padahal sawah mulai digarap.
“Banyak petani bertanya kenapa air belum sampai, jawabannya debit air Krueng Peusangan turun tajam sehingga air belum tembus ke sana,” ujarnya.
Selain itu, debit air Krueng Batee Iliek juga sama terus turun sehingga kebutuhan petani tidak mencukupi sama sekali. Sementara petani sawah tadah hujan katanya lebih merana, tidak ada sumber air.
Ada petani mengandalkan sumur bor, namun sangat tidak memadai.
Menjawab Serambinews.com, solusi bagi petani dalam hal kebutuhan air, Mulyadi mengaku hingga saat ini belum diperoleh solusi yang cepat dan tepat. “Kalau sudah musim kemarau, cuaca cukup panas, debit air sungai turun tajam, apalagi waduk alam kekurangan air jalan keluarnya belum terlihat,” ujarnya.
Pihaknya kata Mulyadi akan terus memantau kondisi dan juga melakukan koordinasi dengan para penyuluh pertanian mendapatkan laporan kondisi sawah dan solusi dari masing-masing kecamatan.
“Kami akan melakukan koordinasi dengan penyuluh lapangan langkap apa yang dapat dilakukan untuk membantu petani di berbagai desa,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/distribusi-air-bagi-petani-terganggu-kemarau.jpg)