Kamis, 21 Mei 2026

Video

VIDEO - Robot Polisi Jadi Kontroversi, Kapolri Klaim Enggak Pakai Anggaran

Soal alasan pengembangan robot, Listyo mengatakan sejumlah negara modern sudah mulai menggunakan robot

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan menyatakan soal pengadaan robot-robot polisi tidak memakan anggaran.

Adapun robot yang dibicarakan adalah yang dipamerkan saat Upacara HUT ke-79 Bhayangkara di kawasan Monas, Jakarta.

Ditemui di GOR UNJ pada Minggu (6/7/2025), Listyo menyebut pengadaan robot polisi tidak memakai anggaran karena masih dalam tahap uji coba.

"Ya anggarannya enggak pakai anggaran, orang (robot itu) uji coba," kata Listyo.

Baca juga: VIDEO Polri Akan Pakai Robot Polisi Mulai Tahun 2026, Bisa Pantau Pelanggaran Lalu Lintas

Soal alasan pengembangan robot, Listyo mengatakan sejumlah negara modern sudah mulai menggunakan robot untuk membantu tugas polisi.

Dengan begitu, Polri harus bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang ada.

"Negara-negara modern juga polisi dibantu robot," imbuhnya.

Sebelumnya, kemunculan robot polisi saat Upacara HUT ke-79 Bhayangkara menjadi sorotan.

Baca juga: VIDEO - HUT Ke-79 Bhayangkara, Presiden Terkesima Lihat Robot-robot Polisi, Ini Fungsinya

Di antaranya robot humanoid yang berbentuk menyerupai manusia dan robot K-9 yang meniru fisik dan fungsi anjing pelacak atau robodog.

Dalam pengembangannya, Polri bekerja sama dengan perusahaan dalam negeri yang bergerak di bidang teknologi informasi, yakni PT Sari Teknologi.

Hanya saja muncul perdebatan soal anggaran untuk robot tersebut.

Pengembang Robodog, President Director PT EZRA ROBOTICS Teknologi, R Dhannisaka, mengatakan harga satu unit robodog nyaris Rp 3 miliar. 

"Kalau untuk (model) basic-nya sendiri ya (harga per unit) nyaris Rp 3 miliar lah ya," ujar Dhani, dikutip dari Kompas.com, Senin (7/7/2025).

Ia memprediksi, harga robot ini akan meningkat menyesuaikan dengan tambahan fitur yang diinginkan Polri.

Baca juga: Mengenal Robot Polisi yang Lagi Viral, Apa Saja Kemampuannya dan Berapa Harganya?

Namun, Direktur Utama PT Sari Teknologi, Yohanes Kurnia menegaskan kerja sama dengan Polri soal robot masih dalam bentuk pengembangan bersama.

Ia pun membantah anggapan masyarakat jika Polri melakukan pemborosan anggaran.

"Apa-apa bilang katanya pemborosan anggaran. Polri tidak memborosan anggaran. Kualitasnya ini barang-barang kami. Bukan barang-barangnya Polri," ucap Yohanes, dikutip dari Tribunnews.com, Senin (7/7/2025).(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved