Rabu, 20 Mei 2026

Video

VIDEO - Trump Ancam Negara BRICS, China Respons dengan Santai

egara Tiongkok menyatakan BRICS digelar dengan tujuan untuk memperkuat kerja sama antara negara-negara berkembang

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Negara Tiongkok menyatakan BRICS digelar dengan tujuan untuk memperkuat kerja sama antara negara-negara berkembang, bukan untuk mencari konfrontasi.

Pernyataan itu muncul untuk merespons ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang berencana mengenakan tarif tambahan 10 persen kepada negara yang dianggap berpihak ke BRICS.

Dalam konferensi pers pada Senin (7/7/2025), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menegaskan kembali sikap China bahwa perang tarif tidak akan menghasilkan pemenang.

Baca juga: Trump Kecam Elon Musk Bentuk Partai Politik Baru di AS, Sebut Konyol dan Tak akan Berhasil

Ia juga menyebut, proteksionisme bukanlah jalan keluar dari tantangan global saat ini.

"BRICS tidak terlibat dalam konfrontasi blok dan tidak menargetkan negara mana pun," ucap Mao, dikutip dari Global Times, Senin (7/7/2025).

Pernyataan ini muncul setelah Trump kembali melontarkan ancaman tarif melalui platform Truth Social miliknya.

Ia menuduh negara-negara yang mendukung kebijakan "anti-Amerika" BRICS akan dikenakan tarif tambahan sebesar 10 persen.

Baca juga: Tak Akur Dengan Trump, Harta Elon Musk Menurun, Ini Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia pada Awal Juli

Trump juga mengatakan bahwa pemerintahannya akan mulai mengirimkan surat peringatan tarif kepada sejumlah negara mulai Senin (7/7/2025).

Surat-surat tersebut memperingatkan bahwa tarif impor AS akan kembali ke tingkat tinggi seperti yang diumumkan pada April lalu, jika negara-negara mitra tidak mencapai kesepakatan dagang sebelum batas waktu.

Ancaman tarif ini datang setelah para pemimpin BRICS mengeluarkan pernyataan bersama di KTT Brasil pada Minggu (6/7/2025).

Mereka menyampaikan keprihatinan serius atas meningkatnya kebijakan tarif sepihak oleh Trump.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved