Selasa, 14 April 2026

Berita Aceh Timur

Ada Hadiah Rp 100 Juta dari Bupati Aceh Timur Bagi Penemu Kitab Ini 

"Bagi penemu kitab Idharul Haq yang asli dan bisa dibuktikan secara autentik keasliannya, saya akan berikan 100 juta secara cuma-cuma," tuturnya. 

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Foto: gambar hanya ilustrasi
Kolase ilustrasi Kitab Idharul Haq Fi Mamlakatil Peureulak dan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky. 

"Bagi penemu kitab Idharul Haq yang asli dan bisa dibuktikan secara autentik keasliannya, saya akan berikan 100 juta secara cuma-cuma," tuturnya. 

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky akan memberikan hadiah Rp 100 juta rupiah secara cuma-cuma bagi penemu kitab Idharul Haq Fi Mamlakatil Peureulak. 

Hal itu disampaikan langsung olehnya dalam dalam Haul Sultan Alaidin Said Maulana Abdul Aziz Syah Ke-1223 Hijriah yang digelar di Dusun Bandar Khalifah, Gampong Bandrong, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, pada Kamis (10/7). 

"Bagi penemu kitab Idharul Haq yang asli dan bisa dibuktikan secara autentik keasliannya, saya akan berikan 100 juta secara cuma-cuma," tuturnya. 

Pernyataan itu dilontarkan, lantaran tidak ada jejak sejarah secara ilmiah yang membuktikan bahwa Peureulak sebagai tempat kerjaan islam pertama di Asia Tenggara.

Hal itu juga didasari tidak adanya penemuan artefak dan manuskrip-manukrip kuno. 

Menurut Al-Farlaky, tidak ada pembuktian secara harfiah itu menjadi kelemahan bagi Kabupaten Aceh Timur dalam mengungkap sejarah tersebut.

Oleh karena itu, ia dengan gamblang menyatakan sayembara tersebut ke publik agar sejarah Peureulak tak ditelan zaman. 

"Kelemahan kita selalu di pembuktian, dari penelitian yang dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi menemukan bahwa di situ adanya kerajaan Islam dan pesantren. Namun hari ini yang dipertanyakan dimana jejak itu. 

Nyo tanyo taloe sabe, hana bekas, hana bekas tanyo maka talo sabe, (ini yang membuat kita selalu kalah dan lemah tidak ada bekas pembuktian)," ucapnya dalam bahasa Aceh. 

Baca juga: Sambut 1 Muharam, Warga Seumanah Jaya Berdoa di Makam Panglima Perang Kerajaan Peureulak Aceh Timur

Ia melanjutkan bicara pembuktian hanya ada satu yaitu didalam kitab Idharul Haq yang tidak diketahui keberadaannya dan kitab tersebut hanya ada foto sampulnya dan bukti tersebut ada di Paya Meuligoe. 

"Dulu sempat beredar kabar di Aceh Tengah, ada di Panton Labu. Kalau ada yang menemukan dan itu kitab asli bawa kepada saya akan saya berikan 100 juta," tuturnya. 

Untuk diketahui, bahwa kitab Idharul Haq Fi Mamlakatil Peureulak merupakan karangan Abu Ishak Al-Makrani Sulaiman Al-Pasy.

Kitab ini hanya satu-satunya sumber yang memuat sejarah karajaan Islam Peureulak. 

Namun karena tidak pernah ditemukan, ini membuat sebagian sejarawan dan peneliti meragukannya, hingga kini keberadaan kitab tersebut menyisakan banyak tanda tanya.(*)

Baca juga: VIDEO - Warga Seumanah Jaya  Ziarah dan Bersihkan Makam Panglima Perang Kerajaan Peureulak

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved