Senin, 20 April 2026

Luar Negeri

Jet Tempur China Nyaris Tabrak Pesawat Jepang, Asia Timur Memanas

Pada Rabu pagi, jet tempur JH-7 China berulang kali mendekati pesawat YS-11 Jepang. Insiden ini berlangsung sekitar 15 menit, sebagaimana dilansir NHK

Editor: Faisal Zamzami
WIKIMEDIA COMMONS
JET TEMPUR - Jet tempur sekaligus bomber milik China JH-7A yang dipotret medio 2008. 

Sementara itu, Tokyo sendiri mengkhawatirkan percepatan pembangunan militer China, terutama di wilayah barat daya Jepang.

Menteri Pertahanan Jepang Takehiro Funakoshi menyampaikan keprihatinan serius kepada Duta Besar China untuk Jepang Wu Jianghao.

Kepada Wu, dia meminta Beijing untuk menghentikan aktivitas yang dapat memicu tabrakan yang tidak disengaja.

Dia juga sangat mendesak China untuk memastikan bahwa tindakan serupa tidak terulang.

Kedua negara sempat saling tuduh atas pertemuan dekat serupa bulan lalu. 

Kala itu, Jepang mengatakan, sebuah pesawat tempur China terbang sangat dekat dengan pesawat pengintai P-3C di atas Samudra Pasifik, tempat dua kapal induk China terlihat beroperasi bersama untuk pertama kalinya.

Baca juga: VIDEO - Empat Jet Tempur F-16 Tiba di Lanud Sultan Iskandar Muda Aceh Besar 

Jepang Desak China Hentikan Provokasi

 

 Pemerintah Jepang mendesak China untuk menghentikan penerbangan jet tempurnya yang dinilai terlalu dekat dengan pesawat pengintai Jepang.

Menurut Tokyo, insiden seperti ini telah terjadi berulang kali dan berpotensi memicu tabrakan di udara.

Kementerian Pertahanan Jepang melaporkan, pesawat tempur-pengebom JH-7 milik China terbang hingga mendekat sekitar 30 meter dari pesawat intelijen elektronik YS-11EB milik Pasukan Bela Diri Udara Jepang.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (9/7/2025) dan Kamis (10/7/2025) di atas Laut China Timur, di luar wilayah udara Jepang.

Meski tidak ada kerusakan maupun korban dari pihak Jepang, insiden ini memicu kekhawatiran serius di Tokyo.

China sendiri hingga kini belum memberikan komentar resmi terkait insiden terbaru tersebut.

Sebelumnya, Beijing justru menuduh Jepang terbang terlalu dekat dengan pesawat mereka dan memata-matai aktivitas militer China

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved