Laptop Chromebook di Aceh
36 Sekolah di Aceh Selatan Terima Laptop Chromebook, Kepala Sekolah: Sangat Bermanfaat
Untuk TK Harapan Bunda, kata Nurkamis, hanya mendapatkan satu laptop Chromebook yang dioperasikan oleh Guru....
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Sebanyak 36 Sekolah di Kabupaten Aceh Selatan masuk dalam daftar penerima bantuan laptop chromebook dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Tempat pendidikan itu mulai dari jenjang Taman Kanak - Kanak, (TK) Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Program laptop ini menjadi sorotan publik setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap adanya dugaan korupsi dalam proyek pengadaan laptop berbasis Chromebook sebagai program digitalisasi pendidikan.
Penyidikan kasus yang terjadi pada 2019-2022 ini sudah bergulir sejak 20 Mei 2025. Sejumlah nama pejabat di lingkungan Kemendikbudristek pun ikut terseret.
Di antaranya Nadiem Makarim selaku Menteri Kemendikbudristek pada masa itu.
Menurut Kejagung, Nadiem menjadi pihak utama yang merencanakan program pengadaaan 1,2 juta perangkat TIK tersebut hingga menyebabkan negara merugi Rp 9,3 Triliun.
Diketahui, Chromebook adalah jenis laptop yang menjalankan sistem operasi Chrome OS, yang dikembangkan oleh Google.
Chromebook dirancang untuk penggunaan sehari-hari yang berfokus pada aplikasi web dan penyimpanan cloud, menawarkan kemudahan penggunaan, keamanan, dan kemudahan pembaruan otomatis.
Walaupun Chromebook itu sedang tersandung korupsi, penelusuran Serambinews.com, ternyata laptop Chromebook tersebut sangat bermanfaat dan masih digunakan oleh Sekolah TK Harapan Bunda, Tapaktuan dan PAUD Mutiara serta SMA Negeri 2 Samadua.
“Sangat bermanfaat (Laptop), yang kurang kami pakai adalah Router Wi - Fi (D - Link) karena dia pakek kartu. Kalo beli kartu satu hari sudah habis, tapi kalo laptop dan proyektor nya bermanfaat,” kata Kepala TK Harapan Bunda Nurkamis, Kamis (17/7/2025).
Untuk TK Harapan Bunda, kata Nurkamis, hanya mendapatkan satu laptop Chromebook yang dioperasikan oleh Guru.
Selain itu, Pendidikan Usia Dini (PAUD) Mutiara juga mendapatkan satu unit Chromebook.
“Jadi TK satu dan PAUD satu, Kebetulan TK Harapan Bunda satu atap dengan PAUD Mutiara,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Samadua Safridi mengatakan bahwa di Sekolah tersebut mendapat Chromebook sebanyak 15 unit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/laptop-Chromebook-di-TK-Tapaktuan.jpg)