Video
VIDEO - Diancam Tarif 100 Persen Trump, Rusia Semakin Gempur Ukraina
Rusia meluncurkan serangan besar-besaran ke Ukraina seusai Presiden AS Donald Trump menuntut gencatan senjata 50 hari antara Ukraina dan Moskow.
SERAMBINEWS.COM - Rusia meluncurkan serangan besar-besaran ke Ukraina seusai Presiden AS Donald Trump menuntut gencatan senjata 50 hari antara Ukraina dan Moskow.
Rusia langsung membombardir dan menghancurkan kota terbesar ke-2 Ukraina.
Dikutip dari New York Post, Rusia menyerang Ukraina dengan gelombang baru serangan pesawat tak berawak dan rudal yang mematikan pada Rabu (16/7).
Setidaknya, 17 serangan hanya dalam 20 menit mengguncang Kota Kharkiv.
Adapun Kharkiv merupakan kota terbesar ke-2 di Ukraina.
Serangan hebat itu difokuskan pada distrik Kyivskyi.
Rudal dan drone Rusia mampu menewaskan setidaknya dua orang dan warga lainnya sekarat.
Selain itu, Rusia juga menggempur sebelah timur Kharkiv di kota Kupiansk dan kota Kryvi Rih.
Akibat serangan itu, pasokan listrik dan air terputus.
Serangan mematikan itu menandai hari kedua berturut-turut militer Rusia memberontak terhadap ultimatum perdamaian 50 hari Trump yang dikeluarkan pada Senin (14/7).
Sebelumnya, Rusia menyerang beberapa wilayah di Ukraina hingga menewaskan lima orang dan 43 lainnya terluka.
Rusia mengaku hanya menargetkan fasilitas industri-militer.
Namun, media lokal menyatakan beberapa tempat tinggal, universitas dan lokasi medis terkena serangan drone.