Jumat, 29 Mei 2026

Video

VIDEO - F-35 AS Disebut Kabur dari Wilayah Iran Usai Digertak IRGC

IRGC menilai insiden itu sebagai bentuk pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang berlaku di kawasan.

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Iran dan Amerika Serikat dilaporkan menegang setelah Teheran mengklaim berhasil menggagalkan aktivitas udara militer AS di kawasan Teluk.

Menurut pernyataan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sebuah drone pengintai MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat terdeteksi memasuki wilayah udara Iran pada Selasa (27/5/2026).

IRGC mengklaim langsung merespons dengan melakukan penembakan terhadap drone tersebut.

Baca juga: Timur Tengah Memanas! Iran Tuding AS Mulai Perang Hibrida, Pentagon Bidik Serangan Terbaru

Selain drone MQ-9 Reaper, pihak Iran juga mengaku telah menargetkan pesawat lain yang berada di area tersebut, termasuk jet tempur F-35 dan drone intelijen RQ-4.

Dalam keterangannya, IRGC menyebut aksi militer Iran membuat pesawat tempur F-35 milik AS meninggalkan wilayah yang dipersengketakan.

Namun hingga kini belum ada konfirmasi independen yang dapat memverifikasi klaim Iran mengenai keberhasilan menembak jatuh F-35 maupun drone RQ-4.

Pihak Amerika Serikat juga belum memberikan keterangan resmi yang menguatkan klaim tersebut.

IRGC menilai insiden itu sebagai bentuk pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang berlaku di kawasan.

Baca juga: VIDEO Usai Ancam Iran, Kini Trump Gertak Oman Sebut Tak Boleh Kelola Selat Hormuz

Karena itu, Iran menegaskan memiliki hak untuk mengambil tindakan balasan terhadap setiap aktivitas yang dianggap mengancam kedaulatan negaranya.

Peristiwa ini menambah panjang daftar ketegangan antara Washington dan Teheran yang dalam beberapa waktu terakhir kembali meningkat di tengah berbagai isu keamanan dan negosiasi politik di kawasan Timur Tengah.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved