Rabu, 15 April 2026

Berita Aceh Singkil

Sekolah di Singkil Minta Bantuan Laptop Chromebook Ditambah

Rosmadi mengatakan bantuan laptop Chromebook yang diterima sekolahnya sebanyak 45 unit. laptop itu dalam keadaan terawat. 

Editor: mufti
Serambi Indonesia
PENGGUNAAN LAPTOP CHROMEBOOK - Kepala SMP Negeri 2 Singkil Utara, Rosmadi saat menunjukkan penggunaan Laptop Chromebook di meja kerjanya, Kamis (17/7/2025). 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Skandal korupsi laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), tak berpengaruh di Kabupaten Aceh Singkil. 

Sekolah penerima manfaat di daerah itu mengaku terbantu dengan laptop tersebut. Malah ada sekolah yang meminta jumlah bantuan laptop Chromebook ditambah. Sebab bantuan sebelumnya belum sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga harus bergantian. 

Kepala SMP Negeri 2 Singkil Utara, Rosmadi mengatakan bantuan laptop Chromebook yang diterima sekolahnya sebanyak 45 unit. Sejak bantuan diterima tahun 2022, laptop itu dalam keadaan terawat. 

"Kalau ada guru yang hendak menggunakan, saya minta tanda tangan berita acara pinjam pakai, agar terjaga," kata Rosmadi, Kamis (17/7/2025).

Menurutnya, laptop Chromebook bermanfaat untuk pelaksana ujian semester, asesmen dan praktik anak didiknya. Berdasarkan pengalamannya, laptop Chromebook sistem kerjanya cukup cepat. 

"Sangat bermanfaat, guru-guru, anak-anak terbantu. Jujur kami terbantu dengan adanya Chromebook," ujar Rosmadi didampingi Susnadi, Operator SMP Negeri 2 Singkil Utara.

Terpisah, Kepala SD Negeri 1 Ujung Bawang, H Nursamsi, mengaku sekolahnya menerima 5 unit laptop Chromebook. Namun hanya 4 yang berfungsi dengan baik. "Satu unit rusak. Rusaknya sejak kami terima, ketika ada pemeriksaan ternyata satu rusak. Bukan rusak sama kami, tapi dari awal," kata Nursamsi. 

Nursamsi mengatakan laptop Chromebook digunakan untuk Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Sayangnya sebut Nursamsi, jumlah laptop Chromebook di sekolahnya tidak sesuai dengan jumlah siswa. 

Kondisi itu, menyebabkan siswa harus bergantian ketika menggunakannya. Ia berharap bantuan laptop Chromebook ke sekolahnya ditambah. "Harapan kami ditambah, sesuai dengan jumlah siswa," tukas Nursamsi. 

Berdasarkan penelusuran Serambi, tidak semua sekolah di Kabupaten Aceh Singkil, menerima bantuan laptop Chromebook.  Salah satunya SMK Negeri Singkil Utara, tidak menerima bantuan Chromebook.

Sejumlah sekolah di Kabupaten Aceh Jaya juga menerima bantuan Cromebook dari Kemendikbusristek RI pada tahun 2021 dan 2022. Di antaranya SMP Unggul Calang dan SMPN 1 Calang.

SMP Unggul Calang menerim bantuan laptop Cromebook sebanyak 15 unit. "Kondisinya saat ini masih bagus dan dapat di gunakan," jelas Zahriah, Wakil Kepala SMP Unggul Calang.

Bantuan laptop bermerek Zyrex tersebut diterima pada 2022. Hanya saja, untuk mengoperasikan Cromebook, para siswa dan guru harus terlebih dahulu memiliki akun belajar.id.

Sedangkan Kepala SMPN 1 Calang, Nurlaili menyebut sekolahnya menerima 51 laptop Cromebook. “Penerimaan itu sebelum saya menjabat, jadi saya hanya tahu jumlahnya saja, itu sebanyak 51 unit. Dari 51 cromebook itu, 45 unit bermerek Acer dan 6 unit bermerk Zyrex," sebutnya.

Ada kelemahan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved