Senin, 4 Mei 2026

10 Bandara Terbesar di Dunia Tahun 2025, Ada Tetangga Indonesia

Selain Raja Fahd, beberapa bandara lain seperti Bandara Internasional Denver di Amerika Serikat, Bandara Kuala Lumpur di Malaysia,

Tayang:
Editor: Nurul Hayati
Malaysiakini.com
Suasana di sekitar counter imigrasi di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) Malaysia. KLIA merupakan satu dari 10 bandara terbesar di dunia tahun 2025. 

Selain Raja Fahd, beberapa bandara lain seperti Bandara Internasional Denver di Amerika Serikat, Bandara Kuala Lumpur di Malaysia, serta Bandara Istanbul di Turki juga termasuk dalam daftar sepuluh bandara terluas di dunia.

SERAMBINEWS.COM - Bandara adalah gerbang masuk ke sebuah negara.

Sejumlah bandara di berbagai belahan dunia kini tak hanya berfungsi sebagai fasilitas transportasi udara, namun juga menjadi simbol kemajuan infrastruktur suatu negara. 

Salah satu yang menonjol adalah Bandara Internasional Raja Fahd di Arab Saudi, yang tercatat sebagai bandara terluas di dunia dengan luas mencapai 300 mil persegi atau setara dengan 77.699 Hektare lebih besar dari wilayah negara Singapura.

Selain Raja Fahd, beberapa bandara lain seperti Bandara Internasional Denver di Amerika Serikat, Bandara Kuala Lumpur di Malaysia, serta Bandara Istanbul di Turki juga termasuk dalam daftar sepuluh bandara terluas di dunia.

Baca juga: Potret 10 Kota Paling Layak Huni di Dunia, Tertarik Tinggal di Sini?

Berikut Daftar 10 Bandara Terbesar di Dunia menurut aero time:

1. Bandara Internasional Raja Fahd (DMM) – 77.699 Hektare
Bandara Internasional Raja Fahd di Dammam, Arab Saudi, diakui oleh Guinness World Records sebagai bandara terbesar di dunia berdasarkan luas wilayahnya, yakni mencapai 300 mil persegi (sekitar 780 km persegi). 

Sebagai perbandingan, luas ini hampir setara dengan negara Bahrain dan lebih besar dari Singapura. Meskipun begitu, hanya sekitar 28 km persegi dari lahan tersebut yang digunakan untuk operasional bandara.

 Terminal utama bandara ini memiliki enam lantai dengan total luas 3,5 juta kaki persegi.

 Bandara ini juga merupakan yang pertama di Arab Saudi yang mengadopsi toko bebas bea. Seiring waktu, perluasan terus dilakukan untuk meningkatkan kapasitas penumpang.

Pada tahun 2001, bandara ini hanya melayani sekitar 2,5 juta penumpang. 

Namun, pada tahun 2015 jumlah tersebut meningkat menjadi lebih dari 9 juta. Data resmi tahun 2024 belum dirilis, tetapi laporan awal menunjukkan jumlah penumpang mencapai sekitar 12 juta.

Baca juga: Termasuk Osaka-Jepang, Berikut 10 Kota Paling Layak Huni di Dunia 2022, Adakah Tempat Impian Anda?

2. Bandara Internasional Raja Khalid (RUH) – 37.554 Hektare
 
Terletak di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Raja Khalid dibuka pada tahun 1983 dan kini menjadi markas utama maskapai baru Riyadh Air, serta hub bagi Saudia, Flynas, dan flyadeal. 

Bandara ini memiliki lima terminal penumpang, satu terminal penerbangan umum, dan Terminal Kerajaan yang digunakan oleh kepala negara dan tamu VIP.

Pada akhir 2024, bandara ini memenangkan penghargaan kinerja tepat waktu dari Cirium, dengan catatan keberangkatan tepat waktu mencapai 86,65 persen. 

Sebagai bagian dari program Visi 2030 Saudi, bandara ini akan diperluas dengan empat landasan pacu tambahan dan kapasitas hingga 120 juta penumpang per tahun. Setelah selesai, namanya akan diubah menjadi Bandara Internasional Raja Salman.

Baca juga: 10 Negara Paling Ramah Perempuan di Dunia, Ada Indonesia?

3. Bandara Internasional Denver (DEN) – 13.726 Hektare
Bandara Internasional Denver di Colorado, Amerika Serikat, merupakan bandara terbesar di negara tersebut. 

Dengan luas 53 mil persegi, bandara ini melayani lebih dari 80 juta penumpang per tahun dan menempati peringkat keenam tersibuk di dunia.

Bandara ini memiliki landasan pacu terpanjang di Amerika Utara, yakni 16.000 kaki, serta enam landasan pacu aktif. 

Denver menjadi hub bagi United Airlines, Southern Airways Express, Southwest Airlines, dan Frontier Airlines. 

Bandara ini juga terkenal dengan karya seni ikonik seperti patung Blucifer, dan atap fiberglass yang menyerupai Pegunungan Rocky.

Baca juga: 10 Negara dengan Biaya Hidup Paling Murah di Dunia, Tertarik Traveling ke Sini?

4. Bandara Internasional Kuala Lumpur (KUL) – 10.100 Hektare
Terletak di Sepang, Malaysia, Bandara Internasional Kuala Lumpur melayani maskapai seperti Malaysia Airlines, Batik Air, Raya Airways, dan AirAsia. 

Dengan luas 39 mil persegi atau setara 10.100 Hektare, bandara ini memiliki tiga landasan pacu dan dua terminal besar: Terminal 1 dan Terminal 2.

Bandara ini mampu menangani hingga 70 juta penumpang per tahun. 

Rencana ekspansi mencakup peningkatan kapasitas Terminal 1 dari 30 juta menjadi 59 juta dan Terminal 2 dari 45 juta menjadi 67 juta penumpang per tahun. 

Terminal Premium Pribadi dan fasilitas haji juga akan dibangun mulai 2025.

Baca juga: 10 Negara dengan Biaya Hidup Paling Mahal di Dunia, Ada Tetangga Indonesia

5. Bandara Istanbul (IST) – 7.510 Hektare
Dibuka pada 2019, Bandara Istanbul merupakan proyek infrastruktur terbesar di Turki dan menjadi hub utama Turkish Airlines. 

Bandara ini memiliki satu terminal besar dengan lima landasan pacu dan rencana ekspansi untuk mencapai delapan landasan pacu dan kapasitas 150 juta penumpang per tahun pada 2027.

Fasilitas modern seperti lounge, restoran, dan area belanja menjadikan bandara ini salah satu yang paling nyaman di dunia untuk transit antara Eropa dan Asia.

6. Bandara Internasional Dallas/Fort Worth (DFW) – 6.992 Hektare
Bandara ini beroperasi sejak 1973 dan menjadi pusat penerbangan utama bagi American Airlines dan beberapa maskapai lainnya. 

Luasnya 27 mil persegi atau setara 6.992 Hektare menjadikannya bandara terbesar kedua di AS dan keenam terbesar di dunia.

Pada tahun 2024, DFW menjadi bandara tersibuk kedua di AS dan kelima di dunia. 

Dengan tujuh landasan pacu dan proyek ekspansi besar termasuk Terminal F dan renovasi Terminal C, bandara ini terus berkembang.

7. Bandara Internasional Florida Barat Daya (RSW) – 5.438 Hektare
Terletak di dekat Fort Myers, Florida, RSW melayani hingga 58 juta penumpang per tahun, meskipun hanya memiliki satu landasan pacu. 

Luas totalnya mencapai 21 mil persegi atau setara 5.438 Hektare, menjadikannya bandara terbesar ketiga di AS berdasarkan ukuran.

Sebagian lahan bandara dilestarikan sebagai area lingkungan seluas 6.000 Hektare. 

Proyek perluasan saat ini mencakup pembangunan ruang tunggu dan relokasi pos pemeriksaan keamanan yang direncanakan selesai pada 2027.

8. Bandara Internasional Orlando (MCO) – 5.179 Hektare
Bandara Internasional Orlando di Florida melayani lebih dari 58 juta penumpang per tahun dan merupakan hub bagi beberapa maskapai berbiaya rendah. 

Bandara ini memiliki tiga terminal aktif dan luas 20 mil persegi atau setara 5.179 Hektare.

Terminal D direncanakan dibangun saat jumlah penumpang mencapai 70 juta, dengan target kapasitas akhir mencapai 100 juta per tahun.

9. Bandara Internasional Washington Dulles (IAD) – 4.661 Hektare
Bandara Dulles di Washington, AS, dibuka pada 1962 dan merupakan hub utama United Airlines. 

Dengan luas 18 mil persegi atau setara 4.661 Hektare, bandara ini juga melayani maskapai internasional besar seperti Air France dan Air India.

Nama kode bandara, IAD, dipilih untuk menghindari kebingungan dengan bandara lain.

Meskipun ada beberapa upaya mengganti nama menjadi Bandara Internasional Donald J. Trump, perubahan tersebut masih dalam perdebatan.

10. Bandara Internasional Pudong Shanghai (PVG) – 4.143 Hektare
Sebagai bandara utama internasional Shanghai, Pudong memiliki lima landasan pacu dan dua terminal. 

Pada tahun 2023, bandara ini melayani lebih dari 55 juta penumpang dan menangani 3,4 juta ton kargo.

Proyek perluasan termasuk pembangunan terminal ketiga dan dua landasan pacu tambahan, yang akan meningkatkan kapasitas hingga 80 juta penumpang dan enam juta ton kargo per tahun.

Luas Bandara Pudong Shanghai mencapai 16 mil persegi, menjadikannya bandara terbesar di Tiongkok.

Melihat bandara lain yang berada di Tiongkok, Bandara Daxing Beijing, yang merupakan terminal bandara terbesar di dunia yang dimana, terminalnya yang berbentuk bintang laut dan khas,memiliki luas lebih dari sepuluh juta kaki persegi,

Meskipun bukan yang memiliki bangunan terminal terbesar di Tiongkok, Bandara Pudong tetap menjadi bandara terbesar di negara tersebut berdasarkan luas wilayah. 


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 10 Bandara Terbesar di Dunia Tahun 2025, Tetangga Indonesia Urutan 4, 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved