Rabu, 29 April 2026

Video

VIDEO Serangan Bertubi-tubi Houthi Lumpuhkan Jalur Perairan Israel

Pelabuhan terbesar Israel, Eilat, dikabarkan resmi ditutup setelah serangan Houthi menghantam jalur pelayaran dan memicu krisis keuangan parah.

Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Pelabuhan terbesar Israel, Eilat, dikabarkan resmi ditutup setelah serangan Houthi menghantam jalur pelayaran dan memicu krisis keuangan parah.

Penurunan pendapatan drastis dan tunggakan pajak membuat ekonomi Israel di sektor logistik terpuruk.

Perlu diketahui pelabuhan Eilat resmi ditutup mulai Minggu (20/7/2025) mendatang.

Kerugian pelabuhan membengkak setelah serangan Houthi dari Yaman membuat jalur pelayaran Israel lumpuh total.

Bahkan pendapatan pelabuhan Israel dilaporkan anjlok turun lebih dari 80 persen.

Sementara itu, serangan Houthi telah sepenuhnya melumpuhkan peran Eilat sebagai pintu utama impor kendaraan ke Israel.

Pemerintah Israel menyebut kerugian besar pelabuhan terjadi akibat jalur pelayaran internasional yang terganggu oleh serangan Houthi di Laut Merah.

Kondisi itu membuat jalur ke Eilat menjadi tidak aman dan kapal-kapal beralih ke pelabuhan lain seperti Ashdod dan Haifa.

Akibatnya, jumlah pekerja merosot dari 113 orang menjadi hanya 47, banyak di antaranya belum menerima gaji penuh.

Lantas, situasi ini menjadi bukti ampuhnya serangan Houthi terhadap pintu utama impor di Israel. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Dara Nazila

Baca juga: Israel Serang Gaza dengan Rudal Drone Berisi Paku, 30 Warga Palestina Tewas, Bayi Jadi Korban

Baca juga: 18 Ribu Warga Suriah Mengungsi, RS Tak Mampu Tampung 600 Korban Luka-luka Akibat Serangan Israel

Baca juga: Viral Video, Detik-detik Serangan Udara Israel ke Damaskus Terekam Siaran Langsung Dua Televisi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved