Senin, 4 Mei 2026

Berita Kutaraja

Catat! Puncak Angin Kencang Hempas Aceh Diprediksi pada Agustus, Masyarakat Diimbau Selalu Siaga

Sedangkan puncak dari hempasan angin kencang tersebut akan terjadi pada Agustus 2025 mendatang.

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
DOK BPBD ACEH BESAR
POHON TUMBANG - Pohon tumbang akibat angin kencang yang menimpa rumah di Gampong Meunasah Krueng Kala, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, sekitar pukul 11.37 WIB, Minggu (20/7/2025). BMKG memprediksi puncak angin kencang yang melanda Aceh terjadi pada Agustus nanti. 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh memprediksi potensi angin kencang akan terus melanda kawasan Aceh dalam beberapa waktu ke depan.

Sedangkan puncak dari hempasan angin kencang tersebut akan terjadi pada Agustus 2025 mendatang. 

“Dari BMKG kami memprediksi potensi angin kencang ini akan terus berlangsung hingga Agustus,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Nasrol Adil saat dikonfirmasi, Senin (21/7/2025).

“Di mana kami mendapati memang di bulan Agustus, frekuensi angin kencang itu lebih tinggi dari bulan Juli,” terang Nasrol Adil.

Nasrol menjelaskan, berdasarkan pengamatan pihaknya, secara global kedudukan matahari saat ini berada di bagian utara. 

Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang Masih Intai Aceh Besar, Bupati Syech Muharram Imbau Warga Tetap Waspada

Kondisi tersebut menyebabkan tekanan udara di wilayah utara termasuk Aceh menjadi lebih rendah.

Oleh karena itu, massa udara dari berbagai wilayah lain di sekitar Selatan maupun sekitar Barat Daya akan menuju ke wilayah Utara. 

“Karena posisi kita mengalami tekanan rendah, maka massa udara dari tekanan tinggi akan masuk secara kencang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nasrol juga menyebutkan, bahwa perbedaan tekanan udara antara tinggi dan rendah saat ini mencapai 7-8 milibar.

Baca juga: Cuaca Buruk Masih Menghantui, BPBD Aceh Selatan Imbau Warga Tetap Waspada: Lapor jika Ada Bencana! 

Jauh lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan biasanya yakni hanya 3-5 milibar. 

“Saat ini kita mencatat tekanan kita ada di 1.007 dan 1.008 milibar, sehingga ini kita kategorikan sebagai tekanan rendah,” papar dia. 

“Ini akan terus berlangsung sampai Agustus nanti untuk hampir seluruh Provinsi Aceh,” ungkapnya.

Untuk itu, Nasrol mengimbau, masyarakat untuk lebih waspada dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, termasuk kembali memperhatikan kekuatan atap rumah.

“Imbauan bagi masyarakat agar memperhatikan kekuatan atap rumah,” pesan dia.

Baca juga: Cuaca Buruk Landa Aceh Besar dan Sekitarnya, Kalaksa BPBD Imbau Masyarakat Waspada

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved