Rabu, 8 April 2026

Berita Sabang

Pemilik Pergi Ngopi Santai, Satu Unit Mobil Tertimpa Dahan Pohon Patah

mobil tersebut terparkir di kawasan Taman Wisata Kuliner, Gampong Kuta Bawah Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Editor: mufti
SERAMBI/AULIA PRASETYA
BERSIHKAN POHON TUMBANG - Tim BPBD Kota Sabang bersama TNI-Polri membersihkan dahan patah yang menimpa mobil Toyota Rangga, di kawasan Taman Wisata Kuliner Sabang, Minggu (20/7/2025) siang. 

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Sebuah mobil jenis Toyota Rangga milik pria kelahiran Amerika Serika (AS) tertimpa dahan berukuran besar yang patah akibat angin kencang. Minggu (20/7/2025) siang.

Saat kejadian, mobil tersebut terparkir di kawasan Taman Wisata Kuliner, Gampong Kuta Bawah Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Sementara pemiliknya, Robert, sedang menikmati kopi di sebuah warung tak jauh dari lokasi itu.

Robert mengaku baru saja keluar dari mobil, usai mengambil kacamata yang tertinggal. “Saya baru ambil kacamata di mobil, terus duduk di warkop. Dua menit kemudian, dahan pohon berukuran besar patah dan menimpa mobil saya,” katanya.

Dikatakan, ia berada di lokasi menunggu istrinya yang sedang mengikuti ibadah minggu, di Simpang Garuda. Ia mengaku bersyukur tidak berada di dalam mobil saat kejadian dan menyampaikan apresiasi kepada tim BPBD yang sigap mengevakuasi pohon tumbang tersebut.

Pria kelahiran California bernama lengkap Robert Christopher Daigle itu diketahui sudah menjadi WNI selama 10 tahun terakhir dan menetap di kawasan Iboih, Sabang, bersama keluarganya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Sabang, Budiman MSi, mengakui adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut, tim BPBD tiba di lokasi sekitar pukul 14.14 WIB setelah menyelesaikan penanganan pohon tumbang di beberapa titik lainnya di Kota Sabang.

“Ini merupakan titik ke-13 dari rangkaian kejadian pohon tumbang akibat angin kencang sejak kemarin. Mobil mengalami kerusakan pada bagian atap, namun beruntung tidak ada korban jiwa,” ungkap Budiman.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tetap waspada dan tidak berteduh maupun memarkir kendaraan di bawah pohon besar selama cuaca ekstrem masih berlangsung. “Menurut BMKG, potensi angin kencang masih terjadi dua sampai tiga hari ke depan. Kami imbau masyarakat agar lebih berhati-hati,” tambahnya.(ap)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved