Selasa, 5 Mei 2026

Berita Viral

Satria Arta Kumbara Merengek Minta Pulang ke Indonesia, Begini Respon Tegas DPR dan TNI AL

"Mohon izin Bapak. Saya ingin memohon maaf sebesar-besarnya apabila ketidaktahuan saya menandatangani kontrak dengan

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com
MOHON MAAF - Mantan prajurit Marinir TNI Angkatan Laut (AL) yang bergabung dengan pasukan bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara, dalam postinganya di TikTok Minggu (20/7/2025). Satria Arta Kumbara kembali mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan dirinya memohon untuk dipulangkan ke Indonesia beredar di media sosial. 

Satria Arta Kumbara Merengek Minta Pulang ke Indonesia,  Begini Respon Tegas DPR dan TNI AL 

SERAMBINEWS.COM- Nama Satria Arta Kumbara kembali mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan dirinya memohon untuk dipulangkan ke Indonesia beredar di media sosial.

 Ia merupakan eks prajurit Marinir TNI AL yang sebelumnya menjadi perbincangan karena muncul dalam sejumlah tayangan mengenakan atribut militer Rusia.

Satria diketahui telah bergabung sebagai prajurit di Rusia dan menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan negara tersebut.

Belakangan, ia dikabarkan menghadapi risiko pencabutan status kewarganegaraan Indonesia oleh otoritas Rusia.

Situasi itu mendorongnya untuk meminta agar bisa kembali ke Tanah Air.

Baca juga: Biodata Serda Satria Arta Kumbara yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Begini Tanggapan Pihak TNI AL

Melalui akun TikTok @zstorm689 yang diunggah pada Minggu (20/7/2025), Satria menyampaikan pesan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta Menteri Luar Negeri Sugiono.

"Mohon izin Bapak. Saya ingin memohon maaf sebesar-besarnya apabila ketidaktahuan saya menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia mengakibatkan dicabutnya warga negara saya," ujar dia.

Dalam pernyataannya, Satria menegaskan bahwa keputusannya tidak dilandasi niat untuk mengkhianati Indonesia.

 Ia menyebut alasan ekonomi sebagai faktor utama yang mendorongnya bergabung dengan militer asing.

"Saya niatkan datang ke sini (Rusia) hanya untuk mencari nafkah. Wakafa Billahi, cukuplah Allah sebagai saksi," ucap Satria.

Ia juga mengaku telah berpamitan serta meminta restu ibunya sebelum berangkat ke Rusia.

Namun, setelah menjalani kehidupan sebagai tentara bayaran, Satria menyadari bahwa kehilangan status sebagai warga negara Indonesia adalah konsekuensi berat dari pilihannya.

Baca juga: Sosok Satria Arta Kumbara, Pecatan Marinir TNI AL yang Kini Jadi Tentara Bayaran Rusia

Respon TNI AL 

TNI Angkatan Laut menegaskan bahwa mereka tidak akan terlibat dalam urusan kepulangan Satria Arta Kumbara, mantan anggota Marinir TNI AL yang sempat bergabung sebagai prajurit di Rusia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, menyatakan bahwa kasus ini bukan lagi menjadi tanggung jawab institusinya, mengingat Satria sudah tidak memiliki hubungan apapun dengan TNI AL.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved