Breaking News
Senin, 13 April 2026

Berita Pidie

Dini Hari, Gudang Alat Olahraga di SMP 2 Padang Tiji-Pidie Ludes Terbakar

"Ruang perpustakaan sedikit saja terbakar, karena api sempat menjalar saat gudang penyimpanan alat olahraga terbakar. Gudang tersebut letaknya...

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
For serambinews.com
Gudang penyimpanan alat olahraga di SMP 2 Padang Tiji, di Gampong Mesjid Kunyet, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, Kamis (24/7/2025), terbakar. Alat olahraga di dalam gudang tidak satu pun berhasil diselamatkan 

"Ruang perpustakaan sedikit saja terbakar, karena api sempat menjalar saat gudang penyimpanan alat olahraga terbakar. Gudang tersebut letaknya terpisah di kompleks SMP 2 Padang Tiji," Kepala Tata Usaha atau KTU SMP 2 Padang Tiji, Yusra, kepada Serambinews.com, Jumat (25/7/2025).

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Satu ruang penyimpanan sarana olahraga di SMP 2 Padang Tiji, di Gampong Mesjid Kunyet, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Kamis (24/7/2027), sekira pukul 04.01 WIB, dini hari, terbakar. 

Pihak sekolah menyebutkan ruangan yang dilahap si jago merah itu, sebagai gudang untuk menyimpan berbagai alat olahraga milik sekolah.

Lidah api sempat menyambar ruang perpustakaan yang terletak berdekatan dengan gudang tersebut.

Beruntung tiga armada pemadam kebakaran cepat datang ke lokasi, sehingga berhasil memadamkan kobaran api. 

"Ruang perpustakaan sedikit saja terbakar, karena api sempat menjalar saat gudang penyimpanan alat olahraga terbakar. Gudang tersebut letaknya terpisah di kompleks SMP 2 Padang Tiji," Kepala Tata Usaha atau KTU SMP 2 Padang Tiji, Yusra, kepada Serambinews.com, Jumat (25/7/2025).

Ia menjelaskan, gudang penyimpanan alat olahraga dibangun sekitar tahun 1997.

Selama ini digunankan menyimpan sarana olahraga seperti mantras, lapangan tenis meja, alat lari, bola, dan alat olahraga lainnya. 

Sarana olahraga yang masih baru dan sering dipakai pelajar untuk berolahraga, tidak satu pun dapat diselamatkan.

Pihak sekolah belum mengetahui kerugian akibat kebakaran tersebut. 

Kata Yusra, saat kebakaran terjadi sempat dilihat sejumlah remaja yang begadang malam duduk di kedai.

Sejumlah remaja melaporkan kepada keuchik dan penjaga sekolah yang tinggal di dekat SMP 2 Padang Tiji

Selanjutnya keuchik menghubungi petugas pemadam kebakaran, dengan membawa tiga mobil pemadam.

Petugas pemadam berjibaku untuk memadamkan api, supaya tidak menjalar ke ruang kelas belajar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved