Berita Bireuen
UNIKI Bireuen Gelar Rapat Persiapan KKM V, Ini Pesan Amiruddin Idris
Rapat bersama ini dalam rangka membahas persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) angkatan V.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Rapat bersama ini dalam rangka membahas persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) angkatan V.
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pimpinan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen menggelar rapat bersama pada Sabtu (26/7/2025).
Rapat bersama ini dalam rangka membahas persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) angkatan V.
Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I, II, dan III, para dekan, ketua program studi, tim pelaksana KKM, Ketua Yayasan Kebangsaan Nuryani Rachman, dan Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Kabupaten Bireuen, Dr H Amiruddin Idris SE MSi, yang juga Anggota DPRA.
Sementara Rektor UNIKI, Dr Zainuddin Iba SE MM, berhalangan hadir karena kurang sehat.
Wakil Rektor III UNIKI, Dr H Kamaruddin, yang memimpin rapat menyampaikan bahwa fokus utama pertemuan adalah mematangkan kesiapan kelembagaan serta memperkuat koordinasi antarlembaga untuk mendukung kelancaran pelaksanaan KKM.
“Rapat ini bertujuan memastikan seluruh unsur kampus terlibat aktif, sehingga pelaksanaan KKM dapat berjalan lancar dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Kamaruddin.
Baca juga: Putra Asli Peudada Bireuen, Alumni FH USK Ini Kini Jabat Direktur HAM Berat di Kejaksaan Agung
Wakil Rektor I, Dr M Taufik, dalam sambutannya menekankan bahwa program KKM merupakan bentuk penguatan sinergi antara aspek akademik dan pengabdian masyarakat.
Ia menyebut KKM sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM).
Sementara itu, Wakil Rektor II, Chairul Bariah, menyoroti pentingnya penataan administrasi dan kesiapan logistik agar kegiatan KKM berlangsung tertib dan efisien.
Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan, Dr Amiruddin Idris, mengingatkan bahwa program KKM harus dijadikan sebagai sarana aktualisasi diri mahasiswa, sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan gampong.
“Ini momen bagi mahasiswa untuk menunjukkan kompetensi, berinovasi, dan memberikan dampak positif di tengah masyarakat,” tegas Amiruddin.
Rapat tersebut mencerminkan komitmen UNIKI Bireuen dalam menyelenggarakan pengabdian masyarakat yang sistematis, bermutu, dan berdampak luas.
Baca juga: Bireuen Lolos Empat Cabor ke PORA 2026, Futsal Gagal, 23 Lainnya Menunggu
Dikutip Serambinews.com dari Chat GPT, berikut manfaat KKM bagi mahasiswa, masyarakat, dan Perguruan Tinggi.
Manfaat KKM bagi Mahasiswa
Mengasah keterampilan sosial dan komunikasi: Mahasiswa belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Meningkatkan kemampuan kerja sama tim: KKM mendorong kerja kelompok, koordinasi, dan kepemimpinan dalam tim lintas disiplin ilmu.
Penerapan ilmu dalam konteks nyata: mahasiswa mengimplementasikan teori dan pengetahuan akademik dalam kehidupan masyarakat.
Meningkatkan empati dan kepedulian sosial: Keterlibatan langsung dengan masalah-masalah di desa/gampong membuat mahasiswa lebih peka terhadap persoalan sosial.
Bekal pengalaman untuk dunia kerja: Kegiatan KKM melatih tanggung jawab, manajemen program, hingga penyusunan laporan yang berguna di dunia profesional.
Manfaat KKM bagi Masyarakat
Mendapatkan solusi atas persoalan lokal: Program kerja mahasiswa seringkali membawa inovasi atau pendekatan baru dalam menyelesaikan persoalan desa.
Peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga: Mahasiswa dapat mengedukasi masyarakat melalui penyuluhan, pelatihan, atau kegiatan berbasis literasi dan kesehatan.
Meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan desa: kegiatan KKM sering melibatkan warga dalam perencanaan dan pelaksanaan program sehingga meningkatkan rasa memiliki terhadap kemajuan gampong.
Manfaat KKM bagi Perguruan Tinggi: memperkuat peran tri dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Meningkatkan citra dan relevansi kampus di masyarakat: kegiatan KKM memperkenalkan kampus sebagai institusi yang peduli dan hadir langsung di tengah masyarakat.
Sarana evaluasi kurikulum dan pembelajaran: Hasil KKM bisa dijadikan umpan balik dalam mengembangkan kurikulum dan metode pembelajaran berbasis realitas sosial. (*)
| Lapas Bireuen Gelar Ikrar Anti HP Ilegal, Narkoba, Penipuan dan Razia Kamar Hunian |
|
|---|
| Pemkab Bireuen Perkuat PPID Seluruh SKPK untuk Wujudkan Good Governance |
|
|---|
| Dirjen Perumahan Kementerian PKP Kunker ke Bireuen, Ini Agendanya |
|
|---|
| Mahasiswa Fikom Umuslim Bireuen Ikut Sosialisasi Tentang Program Kerja Praktek |
|
|---|
| Semua Alat Praktik SMKN 1 Peusangan Bireuen Rusak karena Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rapat-KKM-UNIKIV.jpg)