Berita Bireuen
Pemkab Bireuen Perkuat PPID Seluruh SKPK untuk Wujudkan Good Governance
Pemerintah Kabupaten Bireuen terus memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance)
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Pemkab Bireuen memperkuat peran PPID di seluruh SKPK melalui sosialisasi monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik sejak 30 April 2026.Bupati Bireuen Mukhlis menegaskan transparansi menjadi fondasi pemerintahan bersih dan meminta SKPK melengkapi layanan informasi, dokumentasi, serta optimalisasi media digital.Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat, dan mewujudkan birokrasi yang modern, responsif, serta akuntabel.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN — Pemerintah Kabupaten Bireuen terus memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) melalui penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).
Komitmen tersebut ditandai dengan dimulainya sosialisasi monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi publik bagi seluruh SKPK sejak 30 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.
Bupati Bireuen, Mukhlis, melalui Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Bireuen, M Zubair SH MH, menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan fondasi penting dalam membangun pemerintahan yang bersih dan dipercaya masyarakat.
Baca juga: Bupati Bireuen Minta Rekanan Pembangunan Jembatan Kutablang Tambah Pekerja
Menurut Mukhlis, PPID harus menjadi motor penggerak keterbukaan informasi di setiap SKPK. Pemerintah, katanya, tidak boleh menutup akses terhadap informasi yang menjadi hak publik.
Melalui penguatan PPID, diharapkan pelayanan informasi kepada masyarakat semakin cepat, tepat, dan transparan.
Ia menambahkan, monitoring dan evaluasi yang dilakukan bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi bagian dari upaya membangun budaya birokrasi yang profesional dan akuntabel.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Bireuen juga konsisten meraih kategori informatif berdasarkan penilaian monev dari Komisi Informasi Aceh.
Minta SKP dukung PPID
Bupati juga meminta seluruh kepala SKPK mendukung penguatan PPID dengan melengkapi kebutuhan pelayanan informasi publik, mulai dari dokumentasi, daftar informasi publik, hingga optimalisasi media digital dan website resmi instansi.
Pelaksanaan monev ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh badan publik mampu menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik secara optimal.
Baca juga: Bupati Bireuen Tegaskan Pendataan Rumah Rusak Harus Akurat dan Adil
Penilaian akan mencakup kualitas pelayanan informasi, pengelolaan dokumentasi, ketersediaan informasi publik, hingga inovasi digital yang mendukung keterbukaan informasi.
Pemkab Bireuen menilai keterbukaan informasi publik tidak hanya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, tetapi juga memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Dengan penguatan PPID dan evaluasi berkala, pemerintah daerah optimistis mampu menghadirkan birokrasi yang modern, responsif, transparan, dan akuntabel.(*)
| Info Akun TikTok King Bireuen Bikin Gaduh, BPBD Tegaskan Hasil Verifikasi Tahap II belum Diumumkan |
|
|---|
| Dosen dan Mahasiswa UMMAH Beri Pemahaman Hipertensi untuk Warga Desa Weu Jangka Bireuen |
|
|---|
| Jembatan Aramco Akhiri Era Rakit Bambu di Desa Kukue Peudada, Akses Warga Pedalaman Lancar |
|
|---|
| Dandim 0111/Bireuen Resmikan Jembatan Aramco di Peudada, Mobilitas Warga Kini Lebih Mudah |
|
|---|
| PT Orbis Tanah Luas Bangun Pabrik Pengolah CPO di Bireuen, DPRA Beri Dukungan Penuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-Bireuen_H-Mukhlis-ST_2025_.jpg)