Berita Sabang
Makan Bergizi Gratis di Sabang Sudah Sasar 7.000 Lebih Penerima, DPRK Dukung Penambahan Dapur
Program ini menyasar peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA dan dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi kesehatan dan pendidika
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Mursal Ismail
Program ini menyasar peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA dan dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi kesehatan dan pendidikan generasi muda.
Laporan Aulia Prasetya | Sabang
SERAMBINEWS.COM, SABANG – Dewan Perwakilan Rakyat Kota atau DPRK Sabang, mengapresiasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini telah menjangkau 7.000 lebih penerima manfaat di seluruh wilayah Kota Sabang.
Program ini menyasar peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA dan dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi kesehatan dan pendidikan generasi muda.
Ketua DPRK Sabang, Magdalaina, menyatakan bahwa MBG bukan sekadar program pemberian makanan.
Tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Program ini bukan hanya soal memberi makan, tapi soal menghadirkan negara dalam pemenuhan hak dasar anak-anak.
Kami melihat ini sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas pendidikan dan kesehatan generasi Sabang,” ujar Magdalaina beberapa waktu yang lalu.
Baca juga: Aceh Paling Banyak Ekspor Batu Bara ke India, Nilainya Capai USD 31,77 Juta
Hingga kini, MBG dijalankan melalui dua dapur utama yang melayani peserta didik di Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya.
Total penerima manfaat tercatat sebanyak 7.147 orang, terdiri atas siswa dan kelompok B3 (Bumil, Busui dan Balita).
Capaian tersebut menurut Magdalaina merupakan indikator awal yang menunjukkan keberhasilan program.
Ia juga mendukung rencana pembangunan dapur baru di kawasan Balohan untuk menjangkau Kecamatan Sukamakmue.
Dengan tambahan infrastruktur tersebut, target menjangkau 10.000 penerima manfaat dinilai realistis dalam waktu dekat.
“Kami di DPRK mendukung penuh pengembangan ini, asalkan tetap mengedepankan asas pemerataan dan keberlanjutan.
Baca juga: Mahasiswa KKN: Pentingnya Kenalkan Kebiasaan Sehat Anak Usia Dini
MBG harus menjadi program sosial yang berdampak jangka panjang, bukan sekadar respons sesaat,” tegasnya.
Jadwal Kapal Feri Banda Aceh–Sabang Sepekan ke Depan Mulai Besok, 29 Agustus Hingga 3 September 2025 |
![]() |
---|
KP2KP Sabang Edukasi Siswa Lewat Pajak Bertutur 2025 |
![]() |
---|
Buruan Daftar, Kuota Terbatas, BLK Sabang Buka Pelatihan Pembuatan Perabot |
![]() |
---|
Ini Jadwal dan Tarif Tiket Kapal Cepat Sabang - Banda Aceh & Sebaliknya Besok, 29 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Pemko Sabang Musnahkan Obat dan BMHP Kedaluwarsa Senilai Rp2,3 Miliar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.