Senin, 8 Juni 2026

Video

VIDEO Rentetan Maut Rudal 107 Al - Quds Hantam Jantung Kendali Israel di Khan Yunis!

Al-Quds, sayap bersenjata gerakan Jihad Islam Palestina, merilis sebuah rekaman video pada hari ini yang diklaim menunjukkan para pejuangnya

Tayang:
Penulis: Fadia Azzahara | Editor: Fadia Azzahara

SERAMBINEWS.COM -Brigade Al-Quds, sayap bersenjata gerakan Jihad Islam Palestina, merilis sebuah rekaman video pada hari ini yang diklaim menunjukkan para pejuangnya menargetkan markas komando dan kendali militer Israel di bagian utara Khan Yunis, Jalur Gaza selatan.

Dalam rekaman tersebut, yang disiarkan melalui saluran media Brigade Al-Quds, terlihat sejumlah rudal jenis 107 diluncurkan ke arah posisi yang disebut sebagai markas musuh.

Baca juga: VIDEO Rusia Luncurkan Drone Shahed Versi Jet yang Lebih Canggih dan Mematikan

Pihak Brigade Al-Quds menyatakan bahwa serangan ini merupakan bagian dari operasi berkelanjutan mereka terhadap pasukan Israel di wilayah tersebut.

Belum ada konfirmasi atau komentar langsung dari pihak militer Israel mengenai insiden ini. 

Ketegangan di Khan Yunis dan wilayah sekitarnya terus meningkat seiring dengan berlanjutnya operasi militer dan baku tembak antara pasukan Israel dan kelompok-kelompok

Baca juga: VIDEO Yaman Luncurkan Tiga Serangan Drone Maut ke Israel, Klaim Targetkan Yafa, Ashkelon, dan Haifa

 bersenjata Palestina.

Serangan ini terjadi di tengah situasi keamanan yang memanas di Jalur Gaza, di mana berbagai faksi Palestina kerap melaporkan peluncuran roket atau serangan mortir terhadap posisi Israel, yang kemudian dibalas dengan serangan udara atau artileri oleh militer Israel.

Rudal 107 adalah jenis roket artileri ringan yang relatif sering digunakan oleh kelompok-kelompok bersenjata di Jalur Gaza. 

Baca juga: VIDEO - Lautan Manusia di Sydney! 90 Ribu Orang Demo Kecam Kejahatan Israel di Palestina

Keefektifan dan dampak kerusakan dari rudal jenis ini bervariasi tergantung pada target dan kondisi di lapangan.

Situasi di lapangan masih terus berkembang dan pemantauan lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi detail dan dampak dari serangan yang diklaim ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved