Aceh Besar
Aceh Besar Potensi Hujan dan Sabang Gelombang Tinggi, Ini Prakiraan BMKG
Selain Aceh Besar, kondisi yang sama juga berpotensi terjadi di Aceh Barat, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Gayo Lues, Lhokseumawe dan...
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) memprediksi sejumlah daerah termasuk Aceh Besar berpotensi hujan hingga lebat pada 7-8 Agustus 2025.
"Peringatan dini, potensi hujan sedang hingga lebat," ungkap Prakirawan BMKG, Nabila saat dikonfirmasi, Rabu (6/8/2025).
Selain Aceh Besar, kondisi yang sama juga berpotensi terjadi di Aceh Barat, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Gayo Lues, Lhokseumawe dan Bener Meriah pada Kamis, 7 Agustus 2025. Hujan sedang hingga lebat juga berpeluang terjadi di Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Bireuen, Pidie serta Gayo Lues pada Gayo Lues pada keesokan harinya.
Sementara sejumlah wilayah juga berpotensi angin kencang meliputi Aceh Barat, Aceh Besar dan Banda Aceh pada 7-8 Agustus 2025.
Dikatakan, kondisi ini disebabkan akibat gelombang rossby ekuator yang terpantau aktif dan berpropagasi ke arah barat di wilayah Samudera Hindia bagian barat Sumatera, berpotensi meningkatkan aktivitas atau pola konvektif di wilayah Indonesia bagian barat, adanya daerah belokan angin dan konvergensi, serta kondisi suhu muka laut hangat di Perairan Aceh dapat meningkatkan potensi penguapan atau penambahan massa uap air.
“Beberapa kondisi ini dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh,” ungkap Nabila.
Baca juga: Upaya Tingkatkan Literasi Masyarakat, Aceh Besar Gelar Bedah Buku Bengi
Prakirawan BMKG itu mengimbau agar masyarakat waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan angin kencang akibat perubahan dinamika atmosfer.
“Jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik-rintik di daerah pegunungan, maka masyarakat disarankan untuk meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai," tambah Nabila.
Kemudian cuaca di Banda Aceh secara umum berpotensi hujan ringan di siang hingga sore hari dengan kecepatan angin kencang maksimal 20 km/jam. Sementara suhu berada di kisaran 24-34 derajat celcius, masuk kategori normal.
Di sisi lain, prakirawan BMKG itu menyampaikan potensi gelombang tinggi antara 2,5 - 4 meter berpeluang terjadi perairan Sabang - Banda Aceh, Aceh Besar - Meulaboh, Aceh Singkil - Pulo Banyak, Aceh Barat Daya - Simeulue, dan perairan selatan Simeulue.
“Berisiko terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan, kapal tongkang hingga kapal feri apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter. Berlaku hingga 9 Agustus mendatang,” tutupnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.