Minggu, 12 April 2026

Perang Gaza

PBB: Kelaparan adalah Pembunuh Terbaru di Gaza

Lima bulan kemudian, kelaparan menjadi pembunuh terbaru. Empat titik distribusi militer tidak dapat menggantikan respons kemanusiaan

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/daily mail
Maryam Duvvas, 9 tahun, terlihat sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Asosiasi Sahabat Pasien di Kota Gaza, yang diduga mengalami malnutrisi parah. Dalam foto-foto tersebut, ia terlihat digendong oleh ibunya sementara tulang belakang dan tulang rusuknya terlihat menonjol dari tubuhnya yang kelaparan. 

SERAMBINEWS.COM - Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) sekali lagi meminta agar diizinkan melakukan tugasnya, mendistribusikan bantuan kemanusiaan secara bebas di Gaza.

“Sebelum pengepungan dan kelaparan, PBB dan mitranya mendukung 2 juta orang di Jalur Gaza melalui distribusi bantuan berbasis komunitas,” tulis kelompok tersebut di X.

Lima bulan kemudian, kelaparan menjadi pembunuh terbaru. Empat titik distribusi militer tidak dapat menggantikan respons kemanusiaan yang terkoordinasi.

Israel terus memberlakukan blokade kemanusiaan terhadap Gaza, hanya mengizinkan bantuan terbatas masuk ke wilayah tersebut melalui pengiriman udara dan GHF yang terkenal didukung Israel dan AS.

PBB dan kelompok-kelompok kemanusiaan lainnya mengecam GHF sebagai skema militer yang membahayakan warga Palestina dan tidak mematuhi prinsip-prinsip kemanusiaan. Lebih dari 1.300 orang telah tewas saat mencari bantuan di lokasi-lokasi distribusi yang dikelola GHF di Jalur Gaza sejak Mei.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved