Pasutri Dianiaya

Tersangka Penganiaya Pasutri di Aceh Singkil Kabur ke Kebun Sawit, Polisi Terus Lakukan Pengejaran

Tersangka penganiaya pasangan suami istri (Pasutri) berinisial F kabur di perkebunan kelapa sawit di Aceh Singkil

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
GARIS POLISI: Polres Aceh Singkil, amankan rumah pasangan suami istri yang jadi korban penganiayaan sales dengan pasang garis polisi di Dusun 4 Lae Ijuk, Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, Minggu (10/8/2025). 

Penulis: Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Tersangka penganiaya pasangan suami istri (Pasutri) berinisial F kabur di perkebunan kelapa sawit di sekitar rumah korban di Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. 

Personel Polres Aceh Singkil, yang telah mengetahui identitas dan wajah pelaku terus melakukan pengejaran. 

Pengejaran dilakukan dengan sisir areal perkebunan sawit. 

Mendatangi lokasi yang dicurigai serta mempersempit ruang gerak tersangka dengan mengerahkan personel kepolisian. 

Pengejaran terhadap tersangka dilakukan sesaat setalah kejadian, Sabtu (9/10/2025) sekitar pukul 21.30 WIB malam. 

"Kami sejak tadi malam melakukan penyisiran dan pencarian tersangka," kata Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, melalui Kasat Reskrim AKP Darmi Arianto Manik, Minggu (10/8/2025) di lokasi kejadian. 

Baca juga: Pelaku tak Kenakan Baju Saat Aniaya Pasutri Pemilik Warung di Aceh Singkil

Pasangan suami istri (Pasutri) jadi korban penganiayaan di Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (9/8/2025) malam sekitar pukul 21.30 WIB. 

Pasutri tersebut Hu (58) dan Nu (41) tinggal di sebuah warung di Dusun 4 Dusun Lae Ijuk, Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah. 

Sementara tersangkanya berinisial F warga Kisaran, Sumatera Utara. 

Sehari-hari F berprofesi sebagai sales (pedagang) perabot rumah tangga. Seperti alat memasak nasi, panci dan perlengkapan dapur lainnya. 

Tersangka kos di sebrang rumah korban bersama temannya sesama sales jualan perabot rumah tangga.

Baca juga: Harga Token Listrik PLN per 11-17 Agustus 2025, Apakah Ada Diskon Tarif Jelang Hari Kemerdekaan?

Belum diketahui motifnya?

Belum diketahui motif dari tersangka. Apakah hendak melakukan perampokan atau ada motif lain. 

Begitu juga dengan senjata yang digunakan melukai korban belum diketahui. 

Korban hanya mengetahuinya merupakan benda tajam sehingga bisa melukai. 

Akibat perbuatan pelaku Hu alami luka di lengan kiri, dada serta dagu tergores. Sedangkan Nu alami luka di bagian dada.

Setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil, korban pulang ke rumah saudaranya yang masih bertetangga.(*)

Baca juga: BREAKING NEWS -Pasutri Pemilik Warung Dianiaya Sales di Aceh Singkil 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved