Kamis, 14 Mei 2026

Video

VIDEO - Iran Bersikeras Gempur Jalur AS di Kawasan Kaukasus Tempat Basis Militer Washington

Koridor Zangezur direncanakan untuk menghubungkan Republik Azerbaijan dengan Nakhchivan melalui jalur perbatasan Armenia–Iran.

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Militer Iran dilaporkan menggagalkan upaya pembentukan koridor Amerika Serikat di kawasan Kaukasus, meski ada dukungan dari Rusia.

Sebagai catatan, koridor Zangezur direncanakan untuk menghubungkan Republik Azerbaijan dengan Nakhchivan melalui jalur perbatasan Armenia–Iran.

Rencana tersebut dinilai sebagai ancaman geopolitik bagi kedua negara.

Mengutip Tasnimnews, kabar ini dibenarkan oleh penasihat senior Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ali Akbar Velayati, pada Sabtu (9/8).

Menurutnya, koridor tersebut bukan hanya lintasan perdagangan, melainkan bagian dari skema politik yang melibatkan NATO guna mendekati perbatasan Iran dan Rusia.

Velayati menegaskan, rakyat Armenia sendiri menolak proyek ini karena dianggap dapat menimbulkan risiko bagi keamanan negaranya.

Ia juga menyampaikan bahwa koneksi antara Republik Azerbaijan dan Nakhchivan bisa dilakukan lewat wilayah Iran tanpa perlu membangun koridor baru.

Iran, kata dia, akan mengambil langkah demi menjaga stabilitas Kaukasus Selatan bersama keterlibatan Moskow.

Ia menambahkan, Iran memiliki hak untuk melindungi kepentingan nasional serta batas wilayahnya dari perubahan peta geopolitik.

Sebagai tambahan, koridor Zangezur disebut sebagai proyek strategis yang dituding akan membuka jalur bagi pendirian pangkalan militer AS.

Fasilitas militer itu dikhawatirkan menjadi titik awal serangan terhadap sekutu Iran di Timur Tengah.

Kaukasus sendiri merupakan kawasan pegunungan yang membentang di antara Eropa Timur dan Asia Barat, menjadi jalur penghubung dari Laut Hitam di barat hingga Laut Kaspia di timur.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved