Jumat, 24 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Aktifkan Rumah Produksi, Nilam Aceh Tamiang Dilirik Cina

Pemkab Aceh Tamiang pun berusaha keras mengoptimalkan sumber daya alam ini dengan mengaktifkan rumah produksi nilam.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
Humas Setdakab Aceh Tamiang
NILAM DILIRIK CINA - Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Armia Pahmi, dalam satu pertemuan baru-baru ini. Informasi terbaru, Bupati mengatakan saat ini Pemkab Aceh Tamiang sudah mengaktifkan rumah produksi nilam dan menurutnya nilam Aceh Tamiang dilirik Cina. 

Pemkab Aceh Tamiang pun berusaha keras mengoptimalkan sumber daya alam ini dengan mengaktifkan rumah produksi nilam.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Komoditas nilam yang dimiliki Aceh Tamiang dinilai salah satu yang terbaik di dunia. 

Pemkab Aceh Tamiang pun berusaha keras mengoptimalkan sumber daya alam ini dengan mengaktifkan rumah produksi nilam.

“Rumah nilam yang di Bandarpusaka sudah kita aktifkan, ini titik awal kebangkitan kita untuk berjaya di sektor nilam,” kata Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (P) Armia Pahmi, Minggu (17/8/2025).

Armia menjelaskan pengelolaan rumah nilam itu diserahkan kepada Koperasi Arima Tamiang Makmur.

Keterlibatan koperasi ini diharapnya bisa menjalankan bisnis secara sehat dan berkontribusi terhadap PAD Aceh Tamiang.

Armia sudah mempromosikan keberadaan minyak nilam di Aceh Tamiang kepada dua provinsi yang ada di Cina.

Baca juga: ARC USK Dorong Inovasi Teknologi Berbasis Rakyat, Terutama untuk Komoditas Nilam Aceh

Pihak Cina disebutnya tertarik menjadikan nilam Aceh Tamiang sebagai bahan parfum.

“Mereka tertarik, nanti ketika produksi kita sudah stabil, akan kita tagih,” ungkapnya.

Keberadaan rumah produksi ini diharapkan juga bisa menyerap produksi nilam masyarakat. Selama ini produksi masyarakat dibeli oleh tengkulak dengan harga rendah.

“Harapannya dengan adanya koperasi, masyarakat bisa merasakan harga yang lebih baik dan tentunya aktivitas ini membuka lapangan kerja baru,” kata Armia.

Sedikit dijelaskannya kalau Aceh memiliki sejarah panjang sebagai produsen nilam berkualitas dunia.

Meski sempat meredup, upaya kebangkitan terus digelorakan, salah satunya melalui kehadiran Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala sejak 2016. 

Baca juga: Kepala ARC USK Paparkan Nilam Aceh dalam Konvensi Sains di ITB

Kini, melalui program Kementerian Koperasi dan UKM RI tahun 2024, Aceh Tamiang menjadi satu dari lima kabupaten di Indonesia yang menerima bantuan Rumah Produksi Bersama Nilam. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved