Sabtu, 11 April 2026

Berita Aceh Besar

Pemuda Aceh Besar, Muhammad Nur Isi Seminar Internasional di Thailand

"Ini sebuah kesempatan sekaligus kepercayaan, tentu tidak akan saya sia-siakan. Peluang itu saya manfaatkan untuk berbagi informasi tentang...

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
MENYERAHKAN SERTIFIKAT – Rektor Prof. Dr. Abdurrassyid Abdullah menyerahkan sertifikat kepada M Nur di Kampus Jamiah Islam Syeikh Daud Al-Fathoni (JISDA) di Yala, Thailand Selatan, Selasa (19/8/2025). 

"Ini sebuah kesempatan sekaligus kepercayaan, tentu tidak akan saya sia-siakan. Peluang itu saya manfaatkan untuk berbagi informasi tentang bagaimana Aceh dan Pattani itu memiliki histori yang kuat sebagai warisan budaya," jelas M Nur. 

Laporan Rianza Alfandi | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, KOTA JANTHO – Seorang Pemuda Aceh Besar, Muhammad Nur diundang menjadi pembicara pada Seminar Internasional di Kampus Jamiah Islam Syeikh Daud Al-Fathoni (JISDA) di Yala, Thailand Selatan, Selasa (19/8/2025). 

M Nur yang merupakan Ketua Program Studi Jurusan Ilmu Komunikasi UNIDA Banda Aceh mengaku mendapat undangan dari Rektor JISDA Prof DR Abdurrasyid Abdullah untuk menjadi pembicara pada Seminar Internasional dengan tema Warisan Pendidikan Serumpun: Komunikasi Antar Budaya dan Hubungan Antara Aceh - Pattani. 

"Ini sebuah kesempatan sekaligus kepercayaan, tentu tidak akan saya sia-siakan. Peluang itu saya manfaatkan untuk berbagi informasi tentang bagaimana Aceh dan Pattani itu memiliki histori yang kuat sebagai warisan budaya," jelas M Nur. 

Ia mengaku bangga bisa hadir dan berdiskusi dengan Mahasiswa JISDA, serta bisa memperkenalkan adat dan budaya Aceh. 

"Mahasiswa JISDA cukup antusias dengan Aceh, baik terkait tradisi, adat dan budaya serta kisah tsunami yang mendunia," ujarnya. 

Untuk diketahui, JISDA adalah institusi perguruan tinggi Islam swasta yang terletak di ibu kota Provinsi Yala (sebelah utara pusat admistrasi ibu kota provinsi Yala), Thailand Selatan.

Selama ini, JISDA menjadi salah satu perguruan tinggi Islam swasta milik masyarakat setempat.

Bagi masyarakat umum yang tidak punya kemampuan melanjutkan kuliah di berbagai universitas negeri sendiri dan juga luar negeri, JISDA adalah alternatif perguruan tinggi yang membantunya.

JISDA sudah berkembang menjadi empat Fakultas; yaitu Fakultas Tarbiyyah, Fakultas Syariah, Fakultas Ushuluddin, dan Fakultas Dirasat Islamiyah wal Arabiyyah. JISDA saat ini berada di bawah naungan yayasan “Muassasah ats-Tsaqafah Islamiyah Yala-haji Harun”

JISDA juga terdapat solidaritas mahasiswa dan warga penjuru dunia bersama melakukan aksi kampanye berbentuk dukungan publik. Aksi dilakukan bebagai negara seperti Turki, Mesir, Pakisatan, Sudan, Arab Saudi, India, Brunei Darussalam, Indonesia dan Malaysia.(*)

Baca juga: Membangun Desa, FISIP UIN Ar-Raniry dan Pemkab Aceh Besar Gelar KPM Tematik

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved