Kamis, 7 Mei 2026

Viral Video Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara, Kemenkeu Angkat Bicara

Saat menyebut "guru beban negara" arah kamera berada menyerong dari arah Sri Mulyani.

Tayang:
Editor: Amirullah
Kompas.com
UANG MAKAN HARIAN - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. Klarifikasi Kemenkeu Usai Viral Video Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara dan Singgung Gaji 

SERAMBINEWS.COM – Sebuah video yang memperlihatkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut "guru beban negara" viral di media sosial, memicu kemarahan publik.

Namun, benarkah Sri Mulyani benar-benar mengucapkan hal itu?

Kementerian Keuangan langsung angkat suara.

Mereka menegaskan bahwa video tersebut hoaks dan merupakan hasil manipulasi AI (deepfake).

Video tersebut salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @an****ah.

Saat menyebut "guru beban negara" arah kamera berada menyerong dari arah Sri Mulyani.

Kemudian, Sri Mulyani melanjutkan pernyataannya dengan arah kamera dari depan, seperti siaran pada umumnya.

Cuplikan video tersebut lantas menimbulkan polemik serta membuat warga marah karena pernyataan yang dinilai tidak empati terhadap para guru.

Kini Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Deni Surjantoro menegaskan bahwa video viral itu adalah palsu.

"Itu hoax," jawab Deni, Selasa (19/8/2025), dikutip Tribun-medan.com dari Kompas.com.

Baca juga: Lisa Mariana Ngaku Sudah Tahu Jika Hasil Tes DNA Negatif, Kini Ancam Bongkar Fakta Lain

Deni menjelaskan bahwa video itu diambil dari pidato Sri Mulyani di Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di ITB, Kota Bandung, Kamis (7/8/2025).

Apabila diperhatikan secara seksama, cuplikan video tersebut sudah diedit menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Terlebih, Sri Mulyani menyebut kata "beban" dengan suara patah-patah.

"Faktanya, Menteri Keuangan tidak pernah menyatakan bahwa Guru adalah Beban Negara," ungkap Deni.

"Video tersebut adalah hasil deepfake dan potongan tidak utuh dari pidato Menkeu," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved