Jumat, 10 April 2026

Abdya

Bupati Safaruddin: Kehadiran Toko Swalayan Harus Beri Manfaat Bagi Pelaku UMKM

Bupati Safaruddin mengatakan, ia ingin memastikan bahwa hadirnya toko swalayan di Abdya tidak merugikan pedagang kecil, tapi justru tumbuh bersama..

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
LAUNCHING PERBUP - Bupati Safaruddin dan unsur Forkompinda menghadiri kegiatan launching Perbup Peukong Agama, Penataan dan Pembinaan Toko Swalayan, dan launching Koperasi Merah Putih yang berlangsung di gedung DPRK Abdya, Kamis (21/8/2025). 

Laporan Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin resmi melaunching Perbup Penataan dan Pembinaan Toko Swalayan sebagai perwujudan dari misi Makmu Pemerintahan Arah Baru Abdya Maju,  yakni meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pembangunan ekonomi yang berdaya saing.

Kegiatan launching itu berlangsung di aula gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya, Kamis (21/8/2025).

Selain Perbup Penataan dan Pembinaan Toko Swalayan, Bupati Safaruddin juga launching Perbup Peukong Agama dan Koperasi Merah Putih.

Dalam sambutannya, Bupati Safaruddin mengatakan, ia ingin memastikan bahwa hadirnya toko swalayan di Abdya tidak merugikan pedagang kecil, tapi justru tumbuh bersama dan saling menguatkan.

"Perbup ini hadir sebagai jawaban atas dinamika ekonomi yang terus berkembang. Kita ingin agar pertumbuhan ekonomi di Abdya berjalan adil dan seimbang," kata Safaruddin.

Ia menyebutkan, kehadiran toko swalayan harus mampu memberi manfaat, bukan hanya bagi pemilik usaha, tetapi juga bagi pedagang kecil, pelaku UMKM, dan seluruh masyarakat Abdya

"Dengan aturan yang jelas, kita ingin menghadirkan iklim usaha yang sehat, adil, serta mendukung ekonomi kerakyatan," ujarnya.

Dengan Perbup ini, kata Safaruddin, 30 persen barang jualan harus produk UMKM lokal.

"30 persen produk UMKM bisa di letakkan barang jajanannya di ritel-ritel toko swalayan. Kemudian, semua pekerjanya wajib masyarakat dari kabupaten Abdya," tutur Safaruddin.

"Banyak juga yang bertanya apakah dengan kehadiran ritel nasional seperti Indomaret akan membunuh ekonomi rakyat? saya katakan tidak. Kenapa, karena kita atur satu kecamatan titiknya hanya berada di jalan protokol, tidak akan ada di gampong-gampong, dan tidak akan membunuh kios-kios di gampong," tegas Safaruddin.

Dengan hadirnya Indomaret, kata Safaruddin, swalayan yang ada akan menambah banyak bonus dan diskon-diskon yang menguntungkan bagi masyarakat Abdya

Ia mengajak semua pihak untuk menjalankan peraturan ini dengan penuh keikhlasan. 

"Insya Allah, dengan niat yang tulus, usaha yang sungguh-sungguh, dan doa yang tidak pernah putus, Allah SWT akan memberi jalan kemudahan bagi kita semua dalam membangun Kabupaten Abdya," pungkas Safaruddin. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved