Rabu, 15 April 2026

Karhutla di Bakongan

Asap Karhutla Ganggu Aktivitas Nelayan di Perairan Bakongan

Namun asap tebal terbawa angin hingga ke arah laut, terutama di kawasan Ujong Mangki yang menjadi lokasi utama penangkapan ikan...

Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Eddy Fitriadi
Dok SERAMBINEWS.COM/HO
ASAP - Kabut asap di perairan Bakongan. Asap Karhutla Ganggu Aktivitas Nelayan di Perairan Bakongan. 

Laporan Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, telah memasuki hari ketujuh. 

Hingga Senin (25/8/2025), api belum sepenuhnya padam, sementara asap yang ditimbulkan semakin pekat dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Kondisi ini dirasakan paling berat oleh para nelayan. Setiap pagi mereka tetap harus melaut untuk mencari nafkah.

Namun asap tebal terbawa angin hingga ke arah laut, terutama di kawasan Ujong Mangki yang menjadi lokasi utama penangkapan ikan nelayan Bakongan.

“Pagi hari asap sangat tebal, tapi kami tetap harus melaut untuk mencari rezeki. Bahkan dari Darul Ikhsan, nelayan yang melaut ke arah barat juga harus melewati asap pekat di perairan Ujong Mangki,” ungkap seorang nelayan Ismail atau akrab disapa Maing, Senin (25/8/2025).

Baca juga: Wabup Aceh Selatan Tinjau Lokasi Karhutla, Pastikan Penanganan Cepat dan Terpadu

Ia mengatakan paparan asap pekat dinilai sangat berbahaya bagi kesehatan para nelayan maupun warga sekitar. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi menimbulkan penyakit pernapasan.

“Situasi sudah masuk tahap darurat, semoga Karhutla segera padam,” ujar nelayan dengan penuh harap.(*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved