Jumat, 17 April 2026

Tol Sigli Banda Aceh

Jubir KPA Pusat 'Bang Jack Libya' Desak Akses Tol Sibanceh Seksi 1 Segera Dibuka

“Jika ada kendala lapangan seperti pembebasan lahan, koordinasikan dengan pemerintah. Tapi warga jangan diperdaya. Intinya jangan lagi ada korban

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/HO
DESAK TOL SEGERA DIBUKA – Jubir KPA Pusat, Tgk. Zakaria N. Yacob alias Bang Jack Libya, desak akses Tol Sibanceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) segera dibuka, Selasa (26/8/2025). 

“Jika ada kendala lapangan seperti pembebasan lahan, koordinasikan dengan pemerintah. Tapi warga jangan diperdaya. Intinya jangan lagi ada korban

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Tgk. Zakaria N. Yacob alias Bang Jack Libya, mendesak otoritas terkait agar segera membuka akses Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum). Hal itu untuk memperlancar arus transportasi dan distribusi barang di Aceh.

“Rakyat Aceh butuh kelancaran distribusi barang agar ekonomi bergerak cepat. Fokus kita sekarang adalah membangun ekonomi Aceh,” kata Bang Jack kepada Serambinews.com, Selasa (26/8/2025) malam.

Menurut Bang Jack, keberadaan jalan tol harus dimanfaatkan sesuai tujuan awalnya, yaitu memperlancar ekonomi rakyat Aceh.

Ia juga meminta agar pembangunan jalan tol Sigli–Langsa segera dituntaskan, serta seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pengelola tol, maupun daerah lebih aktif dalam berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh dan kabupaten demi mempercepat kelancaran logistik.

Baca juga: Ini Penyebab Ruas Jalan Tol Padang Tiji-Seulimeum Belum Dibuka untuk Umum

“Jika ada kendala lapangan seperti pembebasan lahan, koordinasikan dengan pemerintah. Tapi warga jangan diperdaya. Intinya jangan lagi ada korban karena ada yang melintas ilegal,” ujarnya.

“Kalau ada masalah, segera diselesaikan dengan kolaborasi, bukan banyak alasan,” tegasnya.

Seperti diketahui, PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola Tol Sigli–Banda Aceh menegaskan bahwa Seksi 1 hingga kini belum dapat dibuka untuk umum karena masih dalam tahap konstruksi. Saat ini, hanya Seksi 2 sampai Seksi 6 (Seulimeum–Baitussalam) yang sudah beroperasi.

Adapun penyebab utama keterlambatan pembangunan Seksi 1 adalah kendala pembebasan lahan di beberapa titik strategis, seperti Overpass KM 6+350, Overpass KM 13+400, dan Box Underpass KM 10+500.

Oleh karena itu, Bang Jack menekankan, semua kendala bisa diselesaikan dengan cepat asalkan ada keseriusan bersama.

“Semua bisa selesai kalau ada koordinasi yang jelas dengan struktur waktu yang terukur,” pungkasnya.

Baca juga: Kecelakaan di Jalan Tol Sibanceh Hingga 3 Nyawa Melayang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved